Suara.com - Bangsa Viking terkenal dengan kemampuan mereka dalam berlayar dan penjelajahan. Mereka tidak hanya menjelajahi Eropa, tetapi juga menjadi pelopor yang menjejakkan kaki di Amerika Utara jauh sebelum Christopher Columbus.
Salah satu pencapaian besar mereka adalah mendirikan pemukiman di Vinland, yang lokasinya kini dikenal sebagai L'Anse aux Meadows di Kanada. Namun, meskipun ambisi mereka luar biasa, pemukiman ini hanya bertahan sebentar.
Mengapa impian bangsa Viking di Amerika Utara tidak berumur panjang? Sejarawan percaya bahwa sejumlah faktor turut andil dalam keputusan mereka untuk mundur.
Dirangkum dari Scienceabc, berikut ini ada beberapa alasan kenapa Viking mengurungkan niat untuk melakukan ekspedisi ke daratan Amerika.
Tantangan Logistik dan Jarak yang Jauh
Pemukiman bangsa Viking di Greenland sudah menghadapi banyak keterbatasan. Jarak dari Greenland ke Vinland lebih dari 2.500 kilometer, perjalanan yang sangat sulit bahkan bagi pelaut berpengalaman seperti mereka. Tantangan logistik untuk mempertahankan pemukiman di Vinland sangat besar.
Barang-barang yang diangkut dari Greenland atau Skandinavia membutuhkan usaha luar biasa, sementara sumber daya yang dekat dengan rumah seperti Norwegia atau Kepulauan Inggris lebih mudah diakses. Populasi koloni di Greenland yang kecil juga menjadi kendala.
Dengan jumlah tenaga kerja yang terbatas, sulit bagi mereka untuk mendukung pemukiman sejauh itu. Kebutuhan tenaga untuk berburu, membangun, dan mempertahankan koloni akan membebani sumber daya mereka yang sudah minim.
Konflik dengan Penduduk Asli
Baca Juga: Sejarah di Balik Helm Bertanduk Viking: Bukan dari Medan Perang, Tapi Panggung Opera
Bangsa Viking menyebut penduduk asli Amerika Utara sebagai “Skræling.” Awalnya, pertemuan mereka berlangsung damai, tetapi hubungan ini cepat memburuk.
Salah satu kisah mencatat bagaimana bentrokan terjadi setelah bangsa Viking menyerang sekelompok penduduk asli yang sedang beristirahat di bawah kano mereka.
Permusuhan yang muncul membuat bangsa Viking merasa terancam. Dengan jumlah yang lebih kecil dibandingkan penduduk asli yang sudah lama beradaptasi dengan lingkungan tersebut, mereka kesulitan mempertahankan pemukiman.
Upaya perdagangan dengan penduduk lokal juga gagal menciptakan hubungan yang stabil. Ancaman dari populasi penduduk asli yang lebih besar membuat bangsa Viking memilih untuk mundur.
Perubahan Iklim
Faktor lingkungan juga memainkan peran penting. Saat bangsa Viking berusaha menetap di Vinland, dunia sedang mengalami perubahan iklim yang dikenal sebagai Zaman Es Kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya
-
Vivo Y500i Resmi Meluncur, Baterai 7.200mAh, RAM 12GB, dan Penyimpanan 512GB
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
4 HP HONOR dengan Prosesor Qualcomm Snapdragon: Performa Andal dan Harga Kompetitif
-
Samsung Pamerkan Masa Depan TV Berbasis AI di CES 2026, Siap Ubah Cara Orang Menonton
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Januari 2026, Klaim Pemain 115 dan Belasan Ribu Gems
-
Kreator Digital Butuh Kecepatan Tinggi, Ini Solusi Penyimpanan untuk Konten 4K hingga 8K
-
4 HP Asus RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Performa Cepat Mulai Rp5 Jutaan
-
Moto Pad 60 Pro vs Huawei Matepad 12X 2026 Mana Paling Worth It? Selisih Rp4 Juta, Spek Beda Tipis
-
Lenovo Pamer ThinkPad X9 15p Aura Edition di CES 2026, Laptop AI Berperforma Kelas Desktop