Suara.com - Tim mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses merancang alat sortir biji kopi otomatis yang dipamerkan di Industrial Engineering Expo pada Januari 2025.
Inovasi ini hadir sebagai solusi bagi industri kopi yang terus berkembang.
Tim yang terdiri dari Cahya Atmamullah, Kusuma Hadi Purwanto, Muhammad Faqih, Marsha Fausta Syakurah, Nurul Hidayah, dan Hervina Maura Devyani ini terinspirasi dari proyek mata kuliah Perancangan Sistem Terpadu (PST) serta pengalaman salah satu anggota yang memiliki UKM kopi di Mojokerto.
"Usaha biji kopi sangat menjanjikan karena semakin lama disimpan, kualitasnya justru meningkat. Ditambah lagi, angka ekspor biji kopi Indonesia terus naik. Jadi, alat ini diharapkan bisa membantu industri kopi dalam proses sortir," ujar Ketua Tim, Cahya Atmamullah, Kamis (30/1).
Cara Kerja dan Keunggulan Alat
Alat sortir ini menggunakan listrik dan dinamo yang menghasilkan getaran untuk memisahkan biji kopi dari kulitnya.
Salah satu keunggulannya adalah fitur blower yang meniup sisa kulit kopi setelah proses penggilingan, sehingga tidak meninggalkan limbah.
Keunggulan alat ini: Sortir semua jenis biji kopi (hanya perlu menyesuaikan grill saringan). Mampu mengupas kulit kopi secara utuh. Dilengkapi blower untuk membersihkan sisa kulit kopi.
Namun, alat ini juga memiliki sedikit tantangan. Karena getarannya kuat, alat perlu dipasang ke lantai agar tidak bergeser dan mengurangi suara bising.
Baca Juga: Apa Perbedaan SNPMB, SNBP, dan SNBT? Mahasiswa Baru Mesti Tahu
Tim menyiasatinya dengan menggunakan pulley dan gear sepeda motor untuk meredam getaran.
Dikerjakan dalam Dua Bulan dengan Biaya Terjangkau
Dalam dua bulan, tim berhasil menyelesaikan alat ini dengan biaya hanya sekitar Rp2 juta. Beratnya sekitar 50 kg, sehingga lebih cocok digunakan di ruang terbuka.
Dengan meningkatnya ekspor biji kopi, inovasi ini bisa menjadi jawaban atas kebutuhan industri.
"Semoga alat ini bisa membantu industri kopi berkembang lebih pesat. Anak muda juga harus terus berinovasi dengan teknologi terbaru agar bisa memberikan solusi bagi berbagai sektor," tutup Cahya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan