Suara.com - Gempa Bumi dengan Magnitudo 5.1 mengguncang Yogyakarta pada 1 Februari 2025 pukul 07.40 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bila gempa Yogya tersebut berpusat di laut.
Menurut perwakilan BMKG, gempa Yogya disebabkan akibat deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Pulau Jawa. Pantauan melalui Trends24.in, pembahasan 'Gempa' sempat memuncaki trending topik di X pada Sabtu (01/02/2024) pagi.
Gempa trending setelah dicuitkan lebih dari 9 ribu kali. Tak sedikit netizen di Yogyakarta yang mengaku merasakan gempa cukup kuat namun dengan durasi singkat. Aplikasi dan laman resmi BMKG awalnya mengungkap bila gempa Yogya ber-Magnitudo 5.2.
Namun setelah pemutakhiran data, gempa itu memiliki Magnitudo 5.1. Gempa tersebut berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer barat daya Gunungkidul Yogyakarta. "#Gempa Mag:5.1, 01-Feb-2025 pukul 07:40:13 WIB, Lokasi :8.88LS, 110.27BT (105 km Barat Daya GUNUNGKIDUL-DIY), Kedalaman: 10 Km. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis akun resmi @infoBMKG.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono lantas membahas penyebab gempa yang terkait adanya deformasi batuan yang tersubduksi ke bawah Pulau Jawa.
"Sabtu 1 Feb 2025 pukul 07.40.16 WIB Jateng, DIY dan sebagian Jatim diguncang gempa M5,1. Episenter di laut 100 Km barat daya Gunungkidul kedalaman 73 km akibat deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia ( intra-slab ) yang tersubduksi ke bawah Pulau Jawa," kata Daryono melalui akun media sosialnya dikutip Sabtu (01/02/2025).
Gempa tersebut tak berpotensi tsunami. BMKG mencatat adanya empat gempa dengan Magnitudo lebih dari 5.0 di Indonesia pada 29 Januari hingga 1 Februari 2025.
Beberapa wilayah tersebut mencakup barat daya Gunungkidul Yogyakarta (5.1), barat laut Tanimbar Maluku (5.1), barat daya Aceh Selatan (M 6.2), dan barat daya Kolaka Timur Sulawesi Tenggara (M 5.1). Topik gempa riuh disampaikan netizen di X.
"Bangun tidur ada gempa langsung pusing," tulis @duni**el**ina.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Jepang, Tsunami Setinggi 20 Cm Terjadi di Miyazaki
"Kencang banget tadi, sampai tempat tidur goyang," balas @al**i**wam.
"Kirain gue vertigo, ternyata gempa," cuit @di**w*jai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan