Suara.com - Sebuah terobosan besar dalam dunia sains baru saja diumumkan oleh tim peneliti dari Universitas Oxford. Mereka berhasil melakukan teleportasi menggunakan superkomputer, membuka peluang bagi pengembangan teknologi ini di masa depan.
Teleportasi selama ini dianggap sebagai konsep fiksi ilmiah, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa gagasan tersebut semakin mendekati kenyataan. Dalam eksperimen yang dilakukan, para ilmuwan berhasil mentransfer partikel cahaya (fotons) dari satu perangkat ke perangkat lain. Namun, perlu dicatat bahwa yang ditransfer bukanlah objek fisik, melainkan data dalam bentuk informasi kuantum.
Dilansir dari UNILAD, Universitas Oxford menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan komputasi kuantum skala besar.
Para peneliti menghubungkan dua prosesor kuantum terpisah menggunakan antarmuka jaringan fotonik, sehingga membentuk satu sistem komputer kuantum yang terintegrasi. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal Nature.
Eksperimen ini membuktikan bahwa pemrosesan informasi kuantum secara terdistribusi dapat dilakukan dengan teknologi saat ini. Meski tantangan untuk mengembangkan komputer kuantum dalam skala besar masih besar, penelitian ini membuka jalan bagi kemajuan teknologi komputasi masa depan.
Menurut Profesor David Lucas dari UK Quantum Computing and Simulation Hub, "Meningkatkan skala komputer kuantum tetap menjadi tantangan teknis yang luar biasa, yang kemungkinan memerlukan wawasan fisika baru serta upaya rekayasa yang intensif dalam beberapa tahun ke depan."
Dengan hasil ini, ilmuwan semakin dekat untuk mewujudkan teknologi yang dulu hanya ada dalam imajinasi, sekaligus membuka kemungkinan baru dalam dunia komputasi dan komunikasi kuantum.
Teleportasi dalam Sejarah Islam
Dalam sejarah Islam, peristiwa serupa pernah terjadi pada masa Nabi Sulaiman. Dikisahkan bahwa Nabi Sulaiman meminta para ilmuwan terbaik untuk memindahkan singgasana Ratu Bilqis dalam waktu singkat.
Baca Juga: 12 Alasan Aneh Kenapa Manusia Belum Menemukan Alien
Peristiwa ini tercatat dalam Surah An-Naml Ayat 38-40, yang menggambarkan bagaimana seorang dengan ilmu dari Al-Kitab mampu memindahkan singgasana tersebut dalam sekejap mata. Nabi Sulaiman pun mengakui kejadian ini sebagai bagian dari karunia Allah yang menguji rasa syukur manusia.
Menurut buku Sains Berbasis Alquran karya Ridwan Abdullah Sani, kejadian ini dikaitkan dengan teori Annihilasi, yang menjelaskan bahwa materi dapat diubah menjadi energi, dan sebaliknya, melalui proses tertentu. Konsep ini juga memiliki relevansi dengan Surah Yasin Ayat 36, yang menyebutkan bahwa segala sesuatu di alam semesta diciptakan secara berpasangan, termasuk materi dan energi.
"Mahasuci Allah yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui".
Selain itu, teori lain yang sering dikaitkan dengan kemungkinan teleportasi adalah konsep dunia paralel dan terowongan antar-dimensi, atau yang dalam fisika dikenal sebagai Wormhole.
Para ilmuwan menganggap Wormhole sebagai jalur pintas untuk melakukan perjalanan jarak jauh dalam waktu singkat. Dalam perspektif Islam, kemungkinan adanya Wormhole dikaitkan dengan Surah Al-Mu’minun Ayat 17, yang menyebutkan bahwa Allah menciptakan tujuh jalan di atas manusia, yang dapat diinterpretasikan sebagai lapisan dimensi dalam penciptaan alam semesta.
Dengan perkembangan ilmu pengetahuan, gagasan teleportasi terus dikaji, baik dari sudut pandang sains maupun dalam kaitannya dengan keajaiban yang disebutkan dalam teks agama. Meskipun masih menjadi misteri, penelitian di bidang fisika kuantum dan teori relativitas membuka kemungkinan bagi manusia untuk lebih memahami konsep perpindahan instan ini di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
21 Kode Redeem FC Mobile 11 Januari 2026, Dapatkan Ribuan Gems hingga Pemain Legendaris
-
Daftar 28 Kode Redeem FF 11 Januari 2026, Cek Bocoran Event Ramadan Lost Treasure
-
7 HP Kamera AI Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Foto Auto Jernih Tanpa Editing
-
4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone
-
5 HP Rp2 Jutaan Kamera Terbaik 2026 untuk Konten Kreator
-
Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut untuk Video TikTok dan Instagram
-
Apa Perbedaan iPad Air dari iPad Pro? Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Daftar Harga iPhone Januari 2026, Benarkah Lebih Mahal?
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta yang Masih Layak Pakai di 2026