Suara.com - Meskipun layanan Skype akan dihentikan pada Mei 2025, Skype masih bisa digunakan hingga batas waktu yang ditentukan.
Namun, bagi pengguna yang tidak ingin kehilangan data atau kontaknya, ada baiknya mulai melakukan migrasi ke Microsoft Teams.
Microsoft menyarankan beberapa langkah:
1. Migrasi kontak dan riwayat percakapan ke Microsoft Teams
2. Mengunduh data Skype melalui fitur ekspor di Teams (detail mekanismenya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut)
3. Beradaptasi dengan fitur Teams yang lebih luas
Skype pertama kali diluncurkan pada tahun 2003, membawa revolusi komunikasi dengan memungkinkan pengguna melakukan video call dengan mudah. Microsoft kemudian mengakuisisinya pada 2011 seharga $8,5 miliar, menggantikan Windows Live Messenger.
Pada masa jayanya tahun 2013, Skype mencatat 300 juta pengguna aktif, tetapi pada 2023 angka ini turun drastis menjadi 36 juta pengguna harian.
Popularitasnya mulai memudar setelah kehadiran Microsoft Teams, yang kini menjadi pilihan utama untuk komunikasi bisnis maupun personal.
Microsoft memang tak main-main dengan Teams. Sejak 2021, aplikasi ini dijadikan sebagai platform komunikasi default di Windows 11.
Teams juga didesain sebagai solusi komunikasi all-in-one, mengintegrasikan berbagai aplikasi Microsoft dan layanan pihak ketiga.
Bagi pengguna yang masih setia dengan Skype, Microsoft menyarankan untuk beralih ke Teams Free, versi gratis dari Teams yang menawarkan fitur lebih lengkap dibanding Skype.
Baca Juga: Selamat Tinggal, Skype! Microsoft Resmi Setop Layanan Mei 2025
Namun, ada satu kekurangan yang mungkin jadi dealbreaker: Teams Free tidak memiliki fitur panggilan telepon ke nomor seluler dan rumah yang selama ini menjadi keunggulan Skype.
Bagaimana dengan Pengguna Skype yang Masih Memiliki Kredit?
Bagi yang masih punya saldo di akun Skype, jangan panik! Microsoft tetap menyediakan layanan Skype Dial Pad, baik di portal web Skype maupun di Teams, untuk jangka waktu tidak terbatas.
Dengan pengumuman ini, kita akhirnya menyaksikan berakhirnya salah satu produk teknologi paling ikonik yang muncul di era awal internet broadband.
Microsoft percaya bahwa pengguna kini sudah siap beralih ke Teams, dan mereka merasa inilah saat yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal pada Skype.
"Kami tahu transisi ini besar, tapi dengan adopsi Teams yang tinggi, kami yakin banyak pengguna akan beralih dengan mudah," kata Teper.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tri Ibadah Hadir untuk Haji 2026, Paket Internet Tri ke Arab Saudi Mulai Rp650 Ribu
-
Link Live Streaming Hujan Meteor Lyrid April 2026: Tonton Meteor Tanpa Teleskop
-
6 Pilihan HP Infinix Terbaru 2026, dari Paling Murah hingga Flagship Performa Tinggi
-
Laris dengan Ulasan Positif, Game Pragmata Terjual 1 Juta Kopi Usai Rilis
-
Apple Sedang Uji Sensor 200 MP, Peningkatan Pesat dari Kamera iPhone 17 Pro
-
Trailer Call of Duty: Black Ops 7 Zombies Anyar, Peta Totenreich Hadirkan Bos Raksasa
-
Fitur Xiaomi 17T dan Redmi Note 17 Pro Max Terungkap, Baterai hingga 10.000 mAh
-
6 HP Vivo dengan Kamera Jernih Setara iPhone, Rahasianya Ada di Lensa Zeiss
-
3 Keunggulan Redmi K90 Max: HP Gaming Premium 'Murah' dengan Chip Kencang dan Kipas Aktif
-
Cara Pakai Google Maps Offline, Navigasi Tetap Jalan Meski Tanpa Sinyal Internet