Suara.com - Intel memperkenalkan jajaran AI PC komersial paling powerful, melalui peluncuran prosesor Intel Core Ultra 200U, 200H, 200HX, dan 200S series, beserta dengan Intel Core Ultra 200V series.
Berbagai perusahaan di seluruh dunia akan memiliki solusi yang menawarkan kinerja komputasi, efisiensi daya, konektivitas, keamanan, dan kemudahan pengelolaan, di seluruh form factor desktop maupun mobile.
“Tahun 2025 adalah tahun penting untuk pembaruan PC, dan dengan prosesor Intel Core Ultra (Series 2), kami menghadirkan sistem komersial tercanggih yang ada saat ini,” kata David Feng, vice president untuk Client Computing Group dan general manager untuk Client Segments di Intel.
Menurutnya, prosesor AI PC dirancang untuk setiap form factor, mulai dari perangkat produktivitas thin and light hingga workstation berperforma tinggi, semuanya didukung oleh Intel vPro, yang menetapkan standar industri dalam komputasi bisnis dengan kemudahan pengelolaan dan keamanan yangtak tertandingi.
Prosesor Intel Core Ultra 7 265H yang baru menghadirkan performa multicore hingga 2,84x lebih tinggi dalam Cinebench 2024, performa hingga 1,39x lebih cepat dalam pengujian produktivitas kerja Procyon, dan performa editing video hingga 1,97x lebih cepat dalam pengujian Procyon.
Dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional IT yang terus berkembang, Intel vPro dibangun berbasis kepemimpinan platform bisnis Intel selama puluhan tahun.
Hal ini menyediakan fleet provisioning yang canggih, pertahanan dan kemudahan pengelolaan yang tak tertandingi dengan keamanan yang ditingkatkan AI, konektivitas premium, dan stabilitas perangkat yang luar biasa dengan kompatibilitas aplikasi sebesar 99,7 persen.
Intel vPro Fleet Services, solusi hosted software-as-a-service (SaaS) terbaru, menyederhanakan fleet management dari jarak jauh yang tidak membutuhkan lagi server on-premise.
Layanan ini menawarkan pemulihan yang lebih cepat bagi perusahaan dari gangguan dan mengurangi langkah yang diperlukan untuk aktivasi dari 24 langkah menjadi enam, tanpa membutuhkan infrastruktur server milik sendiri atau biaya tambahan bagi pengguna.
Baca Juga: Pakai Chip A16, iPad (2025) Justru Debut Tanpa Apple Intelligence?
Intel vPro Fleet Services saat ini tengah dalam preview khusus dan akan diintegrasikan juga ke dalam Microsoft Intune.
Intel juga memperkenalkan program Intel Assured Supply Chain (ASC), yang dirancang untuk memberikan visibilitas dan jaminan yang lebih baik kepada para pelanggan dalam proses manufaktur silikon.
Solusi client system-on-chip (SoC) khusus ini, yang awalnya ditawarkan pada SKU mobile dan desktop Intel Core Ultra (Series 2) tertentu.
Hal ini memastikan digitally attestable chain of custody (rantai penyimpanan yang dapat dibuktikan secara digital) untuk setiap chip, dengan memanfaatkan jalur produksi khusus melalui fasilitas produksi tertentu.
Ketersediaan Prosesor Intel Core Ultra (Series 2) mendukung berbagai perangkat desktop dan mobile komersial pada tahun 2025:
- Sistem yang didukung Intel Core Ultra 200V series dengan platform Intel vPro tersedia saat ini.
- Sistem yang didukung Intel Core Ultra 200U, 200H, 200HX, dan 200S series akan dikirimkan pada akhir Maret 2025.
- Intel vPro Fleet Services saat ini masih dalam tahap preview, dengan ketersediaan umum diharapkan dalam beberapa minggu mendatang.
- Sistem Intel Core Ultra (Series 2) yang dilengkapi program Intel Assured Supply Chain akan tersedia pada paruh kedua tahun 2025.
Berita Terkait
-
Pakai Chip 2 Nm, Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Lebih Mahal
-
CEO Intel Mengundurkan Diri Mendadak, Banyak Spekulasi Muncul
-
Gandeng TSMC, Samsung akan Tingkatkan Chip Exynos
-
RedMagic 10 Pro Bawa Fitur Gahar: Ada Chip R3 dan Kamera Under Display
-
Menguak Perjuangan Huawei di Tengah Sanksi AS: Spesifikasi Kirin 9100 Terungkap
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya
-
Vivo Y500i Resmi Meluncur, Baterai 7.200mAh, RAM 12GB, dan Penyimpanan 512GB
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
4 HP HONOR dengan Prosesor Qualcomm Snapdragon: Performa Andal dan Harga Kompetitif
-
Samsung Pamerkan Masa Depan TV Berbasis AI di CES 2026, Siap Ubah Cara Orang Menonton
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Januari 2026, Klaim Pemain 115 dan Belasan Ribu Gems
-
Kreator Digital Butuh Kecepatan Tinggi, Ini Solusi Penyimpanan untuk Konten 4K hingga 8K
-
4 HP Asus RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Performa Cepat Mulai Rp5 Jutaan