Suara.com - Xiaomi secara resmi memperkenalkan logo baru Redmi pada November 2024. Logo tersebut mengubah merek Redmi menjadi REDMI yang menggunakan huruf kapital seluruhnya. Perubahan logo ini awalnya dimulai pada seri Redmi K80, namun kini menyebar ke perangkat Redmi lama melalui pembaruan sistem.
Menurut laporan Xiaomi Time pada Senin (10/3/2025), pengguna akan melihat logo boot Redmi lama dengan logo baru REDMI ketika menyalakan ponsel. Perubahan ini dimaksudkan untuk membawa semua ponsel Redmi ke dalam identitas visual baru.
Redmi secara resmi dipisahkan dari Xiaomi pada 2019 sebagai merek independen tetapi masih beroperasi di bawah payung Xiaomi. Perusahaan asal China itu mengganti logo boot bermerek MI klasik dengan logo Redmi pada saat itu.
Sekarang, Xiaomi mendesain ulang merek Redmi agar memiliki tampilan yang seragam di seluruh jajarannya.
Meskipun Xiaomi belum memberikan daftar pasti perangkat yang didukung, pembaruan tersebut mungkin akan menjangkau sebagian besar model Redmi yang ada melalui pembaruan OTA.
Ponsel yang memiliki logo Redmi lama akan secara otomatis menerima animasi booting baru dengan pembaruan mendatang.
Logo baru tersebut dicetak tebal dengan warna merah yang melambangkan keberanian dan kepercayaan diri. Namun menurut pejabat Redmi, perubahan logo tidak mengubah misi inti perusahaan untuk menyediakan perangkat yang menjanjikan kinerja yang mumpuni dan harga terjangkau.
Lebih lanjut, perubahan logo baru Redmi tidak hanya secara visual yang terlihat lebih tebal. Namun, ini juga menggambarkan keberanian, independen, dan kekuatan yang berasal dari warna merah. Warna tersebut digunakan juga tampaknya berasal dari asal-usul nama Redmi terdahulu.
Pada 2019, merek tersebut dikenal sebagai Hongmi. Perusahaan kemudian mengubah namanya menjadi Redmi dengan tujuan memperluas jangkauan ke pasar internasional. Hongmi sendiri juga disebut sebagai Red Rice di pasar China.
Baca Juga: Bocoran Eksklusif: Xiaomi Siapkan Kejutan HP Baru di 2025!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya