Suara.com - Xiaomi secara resmi mengumumkan bahwa HyperOS 2 kompatibel dengan transmisi Live Photo lintas ekosistem. Fitur ini memungkinkan pengguna berbagi foto dinamis yang lancar antara ponsel Xiaomi, Xiaomi Pad, iPhone, dan iPad.
Peningkatan ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan Xiaomi menuju ekosistem yang menyeluruh untuk membuat pengalaman lebih lancar di seluruh perangkat.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Rabu (12/3/2025), pengguna yang tertarik dengan fitur ini harus memperbarui perangkat ke versi terbaru Xiaomi Share dan Xiaomi Photo Album untuk menikmati kompatibilitas terbaik.
Dalam pembaruan baru yang diumumkan secara resmi pada 7 Maret 2025, pengguna dapat berbagi dan menikmati Live Photo dengan lancar di seluruh perangkat Xiaomi dan Apple. Live Photo sendiri memberikan pengguna kemampuan untuk berbagi gambar dinamis dan menjaga efek gerakannya tetap utuh.
Namun, jika pengguna ingin menggunakannya dengan mulus, ada beberapa syarat penggunaan Live Photo agar transmisi berhasil. Pengguna harus memenuhi persyaratan berikut ini:
- Perangkat pengirim dan penerima harus berada pada jaringan area lokal nirkabel yang sama.
- Aplikasi harus dimutakhirkan ke versi tertentu.
- Perangkat Apple dan Xiaomi harus memiliki pemutakhiran perangkat lunak terbaru agar dapat mendukung hal ini.
Selain itu, pengguna juga harus mengecek versi aplikasi yang diperlukan. Untuk ponsel dan tablet Xiaomi, versi Xiaomi Share yang dibutuhkan adalah 3.6.2 atau yang lebih baru dan Xiaomi Photo Album versi 4.2.0.8 atau yang lebih baru.
Sedangkan untuk perangkat Apple seperti iPhone dan iPad, Xiaomi Internet Service harus menggunakan versi 1.3 atau yang lebih baru.
Fitur ini secara signifikan meningkatkan ekosistem Xiaomi sehingga pengguna dapat menemukan dan berbagi Live Photo di berbagai platform.
Mulai dari beralih perangkat hingga berbagi kenangan dengan teman menggunakan iPhone, semuanya dapat berjalan lebih lancar dari sebelumnya.
Baca Juga: 17 HP Xiaomi yang Terima Pembaruan Aplikasi Kamera HyperOS Baru
Live Photo sendiri umumnya ditemukan pada perangkat Apple, seperti iPhone dan iPad. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan pengguna merekam video pendek saat mengambil foto.
Umumnya, ada perbedaan signifikan ketika pengguna mengambil Live Photo dan foto biasa. Saat pengguna mengaktifkan Live Photo dan mengetuk tombol rana, kamera akan menangkap dua hal, yaitu foto utama berkualitas tinggi dan video pendek satu detik sebelum dan sesudah tombol rana ditekan.
Artinya, pengguna memiliki video pendek sebagai tambahan pada foto yang diambil. Live Photo masih dapat digunakan, dibagikan, dan diedit sebagai foto normal, tetapi pengguna juga dapat memutar foto sebagai video pada platform yang didukung.
Bagian terbaik dalam menggunakan Live Photo adalah kenangan yang terekam di dalam foto tersebut karena pengguna akan terus melihatnya sebagai foto yang bergerak. Namun, selain nilai sentimental, Live Photo juga memiliki kegunaan praktis.
Sering kali, saat pengguna mengambil gambar subjek bergerak seperti hewan atau anak-anak, pengguna kehilangan momen yang sempurna dan berakhir dengan foto yang buram atau tidak menarik.
Untungnya, fitur Live Photo akan mengatasi masalah ini dengan merekam video pendek dan dari hasil yang diberikan, pengguna dapat memilih bingkai yang disukai lalu menggunakan bingkai tersebut sebagai foto biasa.
Kini, fitur tersebut tidak hanya tersedia secara eksklusif di jajaran produk Apple, sehingga pengguna Android seperti Xiaomi pun dapat menikmati manfaatnya.
Seiring dengan terus dikembangkannya HyperOS 2 oleh Xiaomi, pengguna dapat mengharapkan lebih banyak fitur kompatibilitas lintas platform di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya