Menurutnya, dengan memberikan paket sembako kepada warga terdampak banjir di Bekasi, diharapkan bisa sedikit meringankan beban mereka dan memberi dukungan di tengah situasi yang penuh tantangan ini.
Melalui Sharp Cares, dia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memberi dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sharp Bersedekah bukan hanya soal membagikan makanan atau sembako, namun juga tentang membangun komunitas yang lebih peduli.
Melalui kampanye ini, Sharp Indonesia berharap dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang lebih besar di tengah masyarakat selaras dengan tema Omotenashi, filosofi Jepang mengenai ketulusan dari hati.
Program ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus menunggu Waktu atau tempat tertentu selalu ada kesempatan untuk saling membantu.
Tahun lalu, Sharp Bersedekah mendapatkan respons luar biasa dengan lebih dari 300 peserta yang berpartisipasi, serta berhasil menyumbangkan 1.000 kotak makanan untuk 9 panti asuhan di sekitar Jakarta.
Melihat antusiasme yang tinggi, Sharp Indonesia yakin bahwa tahun ini, kampanye ini akan memberikan dampak yang lebih besar dan lebih luas lagi.
Melalui program ini, Sharp Indonesia berharap dapat memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat dan menjadikan kebaikan sebagai bagian dari perilaku sehari-hari.
"Kebaikan bukan hanya untuk dirasakan, tetapi untuk dibagikan. Sharp Bersedekah adalah bukti bahwa bersama-sama kita bisa menyebarkan kasih, memberikan harapan, dan menciptakan perubahan yang berarti untuk sesama," tutup Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager, PT Sharp Electronics
Indonesia.
Baca Juga: Indosat Rangkul Ratusan Marbot di 58 Lokasi Seluruh Indonesia
Berita Terkait
-
Axioo AI Summit, Puncak Prestasi Talenta AI Indonesia
-
Sharp Hydro Heroes Sukses Ciptakan Petani Muda Berkelanjutan
-
Sharp Aquos R9 Pro Lolos Sertifikasi di Indonesia, Bawa Kamera Premium
-
Lakukan Program CSR, Hoki Group Property Bikin Aksi Sosial
-
Sharp Indonesia Dorong Anak Muda lewat Program Kreatif dan Lingkungan
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga
-
AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya
-
Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah
-
Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong
-
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan
-
Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital Tepercaya
-
Terima Audiensi Masyarakat Pati yang Tolak Demo, DPR: Tak Harus Selalu Turun ke Jalan