Suara.com - Xiaomi baru saja meluncurkan fase terakhir dari perombakan identitas merek Redmi, yang mencakup perubahan pada logo REDMI.
Logo baru yang menggunakan huruf kapital kini dapat dilihat pada layar boot semua perangkat Redmi setelah penerapan pembaruan sistem terbaru.
Langkah besar ini, yang pertama kali diumumkan oleh Xiaomi pada Desember 2024, menggantikan logo lama yang menggunakan huruf kecil "Redmi" dengan desain yang lebih tegas dan modern.
Perubahan ini tidak hanya merupakan pembaruan visual, tetapi juga bagian dari upaya Xiaomi untuk semakin memperkuat posisi submereknya, tanpa mengubah kualitas dan nilai yang sudah dikenal dari ponsel Redmi, yang telah menjadi pilihan populer di pasar global.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Senin (31/3/2025), proses evolusi logo ini bukan hanya sekadar mengganti huruf kecil menjadi huruf kapital.
Desain baru logo ini juga mencakup perubahan font yang lebih berani dan lebih tegas, mencerminkan kepribadian merek yang lebih kuat.
Transformasi ini merupakan bagian dari strategi besar Xiaomi untuk membedakan Redmi dari produk-produk lain di pasar, sekaligus memperlihatkan kedewasaan submerek ini dalam dunia persaingan ponsel pintar yang sangat ketat.
Dengan pembaruan ini, Xiaomi juga menunjukkan bahwa perusahaan sangat memperhatikan perkembangan identitas merek yang relevan dengan tren desain kontemporer.
Para analis industri menilai bahwa perubahan logo semacam ini sering kali menjadi tanda bahwa perusahaan akan segera meluncurkan produk-produk baru yang signifikan.
Baca Juga: Adu Skor AnTuTu Redmi Note 14 Pro Plus vs Infinix Note 50 Pro Plus, Kingfinix Menang!
Oleh karena itu, banyak pihak yang berspekulasi bahwa Xiaomi mungkin sudah mempersiapkan beberapa perangkat baru untuk jajaran Redmi dalam waktu dekat, yang akan semakin memperkuat citra merek tersebut di mata konsumen.
Bagi para pengguna perangkat Redmi yang sudah ada, perubahan yang paling mudah dikenali adalah pada tampilan logo baru yang muncul saat proses boot-up.
Dengan pembaruan ini, logo REDMI kini tampil lebih jelas dan mencolok secara visual.
Pembaruan tersebut juga telah diterapkan secara bertahap ke seluruh lini produk Redmi, menjamin bahwa konsistensi merek terjaga di setiap titik interaksi dengan pengguna.
Berbagai reaksi positif dari pengguna di media sosial menilai pembaruan logo ini memberikan kesan yang lebih profesional dan rapi, dengan peningkatan visibilitas logo saat perangkat dinyalakan.
Beberapa komentar menyebutkan bahwa perubahan ini menciptakan citra yang lebih mewah dan selaras dengan prinsip desain modern, memberikan kesan bahwa Redmi semakin diposisikan di segmen pasar yang lebih premium.
Logo baru REDMI memiliki desain yang lebih modern dan minimalis, mencerminkan evolusi merek yang lebih dinamis dan berfokus pada teknologi. Meskipun REDMI tetap mempertahankan identitas warna merah yang ikonik, perubahan desain logo ini bertujuan untuk memberikan kesan yang lebih segar dan inovatif.
Logo baru ini juga menggarisbawahi komitmen REDMI untuk menghadirkan produk yang lebih terjangkau namun tetap memiliki kualitas tinggi dan fitur canggih.
Pada dasarnya, logo tersebut mencerminkan nilai-nilai inti REDMI, yaitu teknologi, kualitas, dan efisiensi dalam memberikan pengalaman pengguna yang terbaik dengan harga yang lebih terjangkau.
Secara keseluruhan, pembaruan logo ini merupakan bagian dari strategi perombakan merek yang lebih besar dari Xiaomi untuk Redmi.
Langkah ini tidak hanya terlihat pada logo, tetapi juga telah diterapkan pada berbagai aspek lainnya, seperti kemasan produk, materi pemasaran, situs web resmi, dokumen, hingga firmware perangkat.
Dengan menjaga konsistensi dalam seluruh elemen merek, Xiaomi menegaskan pentingnya manajemen merek yang terintegrasi dan sangat terperinci.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa Xiaomi ingin memperkuat identitas Redmi sebagai entitas terpisah dalam ekosistem perusahaan, sembari tetap mempertahankan hubungan yang jelas dengan merek induk, yaitu Xiaomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Huawei Mate X7 Resmi Rilis 5 Maret 2026 di Indonesia: HP Lipat Tertipis dengan Kamera Ultra HDR
-
ROG Flow Z13-KJP Resmi Meluncur: Tablet Gaming Paling Powerful di Dunia, Cuma 50 Unit di Indonesia!
-
5 Pilihan HP yang Cocok untuk Game Berat, Anti Lag dan Spek Gahar
-
ASUS ROG 20 Tahun: Raja Gaming Indonesia Hadirkan Laptop Dual-Screen OLED 3K dan AI Generasi Baru
-
31 Kode Redeem FC Mobile 25 Februari 2026, Klaim Dunga dan Voucher Gratis
-
Terpopuler: 7 HP Paling Hemat Baterai Buat Mudik Lebaran, Roster MPL ID Season 17
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli