Sementara itu, pohon buah seperti alpukat, durian, dan mangga yang termasuk dalam kelompok pohon Multi-Purpose Tree Species (MPTS) tumbuh dengan tinggi antara 1,25 hingga 2,15 meter dan diameter batang antara 1,53 hingga 3,05 cm.
Keberagaman jenis pohon yang ditanam dalam program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, seperti peningkatan biodiversitas dan penyimpanan karbon, tetapi juga keuntungan ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Dengan kombinasi pohon kayu dan pohon buah, masyarakat dapat memanfaatkan hasil dari kedua jenis pohon tersebut, yang memberikan peluang bagi peningkatan kesejahteraan mereka melalui penjualan hasil panen atau kayu.
Dengan demikian, program penanaman pohon yang dilaksanakan oleh NEC Indonesia menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian alam dan menciptakan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik dari segi ekologi, sosial, maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar.
NEC Indonesia terus berupaya untuk memperkuat keberlanjutan lingkungan, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta mendukung upaya global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Berita Terkait
-
Lebih Dari 5.000 Siswa Kenali Energi Transisi Lewat 12 Sekolah Energi Berdikari Pertamina
-
Petrokimia Gresik Garap Proyek Dekarbonisasi
-
Axioo AI Summit, Puncak Prestasi Talenta AI Indonesia
-
CCS Indonesia Berpotensi Jadi Pemimpin Global, Eddy Soeparno: Peluang Investasi Besar
-
SMGR Raih Validasi Internasional untuk Target Pengurangan Emisi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula