Teknologi ini mampu mengatasi keterbatasan pendekatan node tunggal tradisional yang menjadi hambatan.
Sebagai upaya untuk meningkatkan performa sekaligus efisiensi biaya, PAI-EAS juga diperkenalkan dengan fungsi prefill-decode disaggregation.
Teknologi ini secara nyata mampu meningkatkan concurrency hingga 92 persen dan kecepatan pemrosesan token (TPS) sebesar 91 persen saat dijalankan dengan model Qwen2.5-72B, menjadikan sistem ini tangguh untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi.
PAI-Model Gallery diperbarui untuk dapat memberi akses kepada lebih dari 300 model open-source termutakhir secara komprehensif.
Mencakupi seluruh lini model milik Alibaba Cloud, yaitu lini Qwen dan Wan.
Seluruh model dapat diakses dengan mudah oleh pengguna, melalui proses pemindahan dan pengelolaan data tanpa kode (no-code).
Platform ini juga memberikan fleksibilitas dalam pilihan metode deployment, fitur baru seperti model untuk evaluasi performa dan model distillation.
Sehingga dapat mengurangi biaya dengan pemindahan pengetahuan model dari skala besar ke yang lebih kecil.
Untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan data di era AI, Alibaba Cloud kini telah mengintegrasikan kemampuan inferensi AI bawaan, yang didukung oleh model Qwen, dalam PolarDB, database relasional andalan mereka yang berbasis cloud andalannya.
Dengan menghadirkan kemampuan machine learning langsung di dalam database, proses inferensi kini dapat dilakukan langsung di dalam database tanpa perlu memindahkan data tersebut.
Baca Juga: Laptop Pertama Motorola Meluncur: Tawarkan Layar OLED, Bodi Ramping, dan RAM 16 GB
Hal ini berdampak pada pengurangan latensi pemrosesan secara signifikan, sekaligus meningkatkan efisiensi dan keamanan data.
Fitur baru ini dirancang khusus untuk menangani beban kerja berbasis teks dan cocok dalam berbagai skenario seperti mengembangkan agen RAG (Retrieval-Augmented Generation), pembuatan text embedding, serta pencarian kesamaan dalam analisis semantik.
Alibaba Cloud juga mengintegrasikan AnalyticDB, data warehouse miliknya, ke dalam Model Studio, platform untuk pengembangan model dan aplikasi AI generatif, sebagai vector database yang direkomendasikan untuk solusi RAG.
Pembaruan ini memungkinkan organisasi dapat langsung menghubungkan basis pengetahuan internal ke model dan alat AI di Model Studio, sehingga pengembangan aplikasi kontekstual yang cerdas dapat lebih cepat.
Bersamaan dengan peluncuran model AI, peningkatan infrastruktur dan platformnya, Alibaba Cloud turut memperkenalkan rangkaian produk berbasis AI dalam lini Software-as-a-Service (SaaS) terbaru.
Software ini dirancang untuk mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri.
Didorong oleh AI, produk ini mendukung kemampuan pelanggan internasional untuk dalam analisis data, otomatisasi, dan pembuatan konten.
AI Doc merupakan platform cerdas untuk pemrosesan dokumen yang menggunakan LLM untuk dapat membaca berbagai jenis dokumen secara efisien.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Efek AI ke Lapangan Kerja, Singgung Penjaga Tol Digantikan Robot
-
Ketika Wajahmu Bisa Dilacak Lewat Satu Foto: Ancaman Privasi di Balik Kecanggihan AI
-
Cara Menonaktifkan Fitur AI di HP Android, Lebih Ringan
-
Samsung Electronics Luncurkan Visi AI Home dan Penerapannya di Berbagai Perangkat Baru
-
Cara Melindungi Data Pribadi dari Viral Foto Gunakan Teknologi AI
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 24 Januari 2026, Banjir Item Jujutsu Kaisen Gratis
-
Adu Chipset Dimensity 8450 vs Snapdragon 8 Gen 3: 'Jantungnya' HP Flagship, Mana Paling Gacor?
-
Oppo Reno 15 vs iPhone 15: Duel HP Kelas Menengah Premium, Siapa Juaranya?
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Januari 2026, Hadiah TOTY Siap Diklaim Gratis
-
Jangan Buru-buru Ganti Baterai! Ternyata Ini 5 Alasan Utama HP Sering Mati Mendadak
-
5 Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp2 Juta untuk Anak Menggambar: Layar Nyaman Spek Mumpuni
-
7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Terbaik: Spek Tinggi dengan Baterai Badak
-
Grab Boyong UMKM Medan ke Panggung World Economic Forum 2026
-
Bocoran Harga Vivo V70 Series, Siap Masuk ke India dan Indonesia
-
AXIS Luncurkan Fitur Convert Pulsa: Ubah Rp1.000 Jadi Kuota Data!