Suara.com - Setelah resmi diluncurkan pada 13 Maret 2025, vivo Watch GT sebagai inovasi wearable terbaru dari vivo Indonesia yang dirancang untuk mendampingi pengguna untuk kembali produktif dan jalankan gaya hidup sehat.
Dilengkapi dengan baterai tahan lama sehingga dapat digunakan untuk menunjang kegiatan produktif olahraga, bekerja, maupun kegiatan eksplorasi luar ruangan yang menyenangkan.
Penggunaan smartwatch dalam ranah kesehatan digital menunjukkan tren yang terus meningkat.
Mengacu pada data dari Statista, jumlah pengguna jam tangan pintar secara global diperkirakan akan tumbuh signifikan antara tahun 2024 hingga 2029.
Diprediksi bisa mencapai sekitar 285,8 juta pengguna, yang menunjukkan lonjakan sebesar 62,86 persen.
Pertumbuhan ini sejalan dengan tren gaya hidup sehat di masyarakat serta pesatnya perkembangan teknologi dan inovasi di era digital saat ini.
Alexa Tiara, PR Manager vivo Indonesia, mengungkapkan bahwa vivo memahami bahwa menjaga gaya hidup sehat di tengah kesibukan dan kebiasaan baru pasca Lebaran bisa menjadi tantangan tersendiri.
"Oleh karena itu, kami menghadirkan vivo Watch GT sebagai solusi untuk mempermudah pengguna dalam kembali ke rutinitas sehat mereka," katanya dalam keterangan resminya, Sabtu (19/4/2025).
Melalui fitur-fitur pintar yang, dia menambahkan, pihaknya hadirkan, pengguna bisa lebih mudah memantau kesehatan dan mencapai target kebugaran mereka dengan cara yang lebih menyenangkan dan terukur.
Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Vivo V50 Lite 5G Indonesia: HP Tahan Banting Standar Militer
vivo Watch GT hadir sebagai solusi cerdas dengan dukungan lebih dari 100 mode olahraga, memungkinkan pengguna memilih berbagai aktivitas mulai dari olahraga ringan.
Seperti yoga dan jalan santai, hingga latihan intens seperti HIIT dan permainan raket.
Semua ini didukung oleh sensor presisi tinggi untuk memantau detak jantung, pembakaran kalori, dan jarak secara akurat.
vivo Watch GT dilengkapi, Professional Racket Sports Mode yang dirancang khusus untuk penggemar olahraga seperti bulu tangkis, tenis, dan squash.
Mode ini memanfaatkan sensor gerakan dan analisis data canggih untuk menyajikan data mendalam seperti kecepatan ayunan, frekuensi pukulan, dan pola pergerakan.
Sangat ideal untuk atlet maupun pemain hobi yang ingin meningkatkan performa mereka di lapangan.
Berita Terkait
-
Redmi A5 vs Vivo Y19e: Duel HP Sejutaan dengan Baterai 5.000 mAh, Lebih Oke yang Mana?
-
HP Rp 4 Jutaan Vivo Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.300 mAh dan Jeroan Gahar
-
Spesifikasi Utama Vivo V50e, Bakal Sasar Pasar Kelas Menengah
-
Lebih Tipis dari iPhone 16 Pro Max, Vivo X200 Ultra Punya Chip Khusus Fotografi
-
Tombol Kamera Khusus Vivo X200 Ultra Bocor, Bisa Diadu Lawan iPhone 16 Pro Max?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi