Suara.com - Turnamen Free Fire World Series Southeast Asia 2025 Spring atau FFWS SEA resmi dimulai hari ini. Kompetisi FF tingkat Asia Tenggara ini melibatkan tim esports Indonesia menghadapi negara kuat, termasuk Thailand.
Thailand sendiri menjadi unggulan di turnamen FFWS SEA karena tahun lalu gelar juara disabet berturut-turut. Saat FFWS SEA tahun 2024 kemarin kemenangan disabet dua tim asal Thailand, Team Falcons dan Buriram United Esports.
Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan (RRQADYY) memiliki sudah menganalisis cara bermain tim esports Free Fire Thailand. Menurutnya, tim tetangga Indonesia itu bermain sangar di awal, tetapi mulai kalem di akhir.
"Thailand yang didominasi hype mekanik, mereka bakal menggeber di early, di game-game awal. Kemungkinan mereka habis energi di match-match terakhir," katanya saat konferensi pers Kick Off FFWS SEA 2025 Spring yang digelar di Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2025).
Sedangkan cara bermain tim Indonesia, RRQ ADYY menyebut kalau mereka diibaratkan mirip seperti mesin diesel. Sebab di babak awal tim Indonesia main santai, tapi baru di babak pertengahan dan akhir mulai beringas.
"Jadi main santai di early, late game atau mungkin di match-match terakhir mereka akan lebih panas dan lebih konsisten," imbuhnya.
Format baru FFWS SEA Spring 2025
FFWS SEA 2025 Spring sendiri memang menggunakan format turnamen baru. Bedanya kali ini babak Knockout terbagi ke dalam dua Fase, yakni Fase pertama pada 25 April hingga 11 Mei, dan Fase 2 pada 16 Mei sampai 1 Juni.
Pada Fase 1, 18 tim akan berjuang untuk bisa lolos ke Fase 2 terlebih dulu sebelum ke Grand Finals. Sementara tim di peringkat 12 teratas akan otomatis lolos ke Fase 2 di mana, mereka akan kembali bertanding pada 16-25 Mei 2025.
Baca Juga: Jangan Sampai Hangus! Inilah Daftar Kode Redeem FF Terbaru April 2025 dan Cara Klaim Hadiahnya
Pada setiap hari pertandingan, tim yang duduk di puncak klasemen akan mendapatkan tiket otomatis ke babak Final. Sehingga, dari 6 pertandingan sepanjang 2 pekan, akan ada 6 tim yang lolos ke babak Final.
Untuk mempertahankan komposisi 12 tim setiap hari, akan ada satu tim tambahan dari peringkat 13-18 Fase 1 yang akan mengisi spot kosong.
Sebanyak 12 tim yang tersisa masih punya kesempatan untuk lolos dengan bertanding kembali selama tiga hari pada 30 Mei hingga 1 Juni 2025.
Mereka akan berjuang dalam pertarungan dengan format kualifikasi yang ditentukan berdasarkan Overall Standing. Tim yang berada di peringkat enam besar akan menyusul enam tim lain untuk lolos ke babak Final.
Mereka akan bertanding di National Convention Center, Hanoi, Vietnam pada 14 Juni 2025.
Daftar tim FFWS SEA 2025 Spring
Indonesia sendiri akan diwakili oleh lima tim di FFWS SEA 2025 Spring, yakni RRQ Kazu, ONIC Olympus, EVOS Divine, Bigetron Esports, yang mana empat tim ini lolos dari turnamen FFWS SEA 2024 Fall sebelumnya.
Berita Terkait
-
Jangan Sampai Hangus! Inilah Daftar Kode Redeem FF Terbaru April 2025 dan Cara Klaim Hadiahnya
-
Buruan Klaim! Daftar Kode Redeem FC Mobile Terbaru April 2025 untuk Pengalaman Game Bola Maksimal
-
Intip Inspirasi Bisnis dari Hobi Gaming, Rifaldi Saputra Yusuf Beberkan Strategi Panen Cuan
-
Mengenal 4 Role Free Fire, Lengkap Senjata dan Karakter Apa yang Digunakan
-
Masa Depan Mass Effect Terancam, BioWare PHK Banyak Developer Senior
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?
-
The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan