Suara.com - Perusahaan siap merilis iQOO Z10 Turbo series di China pada 28 April 2025. Menjelang peluncuran, poster resmi mengungkap kekuatan chip anyar pada iQOO Z10 Turbo Pro.
Sebagai informasi, iQOO Z10 Turbo Pro dikonfirmasi mengandalkan chipset anyar Snapdragon 8s Gen 4. Qualcomm sendiri baru mengenalkan Snapdragon 8s Gen 4 pada awal kuartal kedua 2025.
Melalui laporan terpisah, Xiaomi telah merilis Redmi Turbo 4 Pro beberapa waktu lalu di China. Smartphone tersebut digadang-gadang menjadi POCO F7 di pasar global.
Soal jeroan, Redmi Turbo 4 Pro merupakan smartphone pertama di dunia yang memakai Snapdagon 8s Gen 4. Perusahaan mengklaim bila skor AnTuTu Redmi Turbo 4 Pro menembus 2,4 juta poin.
Kembali membahas iQOO Z10 Turbo Pro, perusahaan memamerkan bahwa perangkat bakal menjadi HP gaming dengan performa buas.
Menurut klaim perusahaan, skor AnTuTu iQOO Z10 Turbo Pro yaitu 2.421.700 poin. Itu tak jauh berbeda dibanding skor AnTuTu milik Redmi Turbo 4 Pro (POCO F7).
Hal tersebut menyiratkan bahwa persaingan iQOO Z10 Turbo Pro dan POCO F7 bakal sangat sengit di kelas menengah. HP iQOO Z10 Turbo Pro siap memadukan chipset anyar Snapdragon 8s Gen 4 dengan RAM LPDDR5X Ultra.
Dikutip dari NDTV, smartphone terbaru iQOO turut mengemas chip Q1 besutan perusahaan. Chip ini disebut mampu menangani aplikasi dan game yang membutuhkan grafis intensif.
Dengan mengandalkan perpaduan antara RAM LPDDR5X Ultra, chip Q1, dan Snapdragon 8s Gen 4, iQOO Z10 Turbo Pro diklaim mampu menjalankan berbagai aplikasi, bahkan yang paling berat sekalipun.
Baca Juga: MediaTek Dimensity 9400+, Chipset Baru untuk Kelas Flagship
Ponsel ini juga dipastikan mendukung teknologi pengisian daya cepat 120 W serta kompatibel dengan standar PD/PPS hingga 100 W.
Lebih lanjut, perusahaan mengungkapkan bahwa iQOO Z10 Turbo Pro dilengkapi dengan sistem pendingin cair VC 7K ice-sense.
Pengalaman visual yang ditawarkan pun tidak main-main, dengan layar OLED berkecepatan refresh 144 Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 2.000 nits.
Fitur lain yang turut hadir pada ponsel ini adalah pengaturan speaker stereo ganda, dimensi lebar 75,88 mm, dan bobot 206 gram.
Sementara itu, iQOO Z10 Turbo berbagi beberapa spesifikasi kunci dengan versi Pro, termasuk layar OLED 144 Hz dengan kecerahan 2.000 nits, sistem pendingin cair VC 7K ice-sense, speaker stereo ganda dengan unit 1611B, serta chip Q1.
Perbedaan mendasar antara kedua model ini terletak pada chipset yang digunakan. iQOO Z10 Turbo ditenagai oleh MediaTek Dimensity 8400, yang menurut klaim perusahaan, berhasil mencatatkan skor AnTuTu sebesar 1.901.976 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Terpopuler: Cara Dapat THR FF Total Rp6 Miliar, Xiaomi Siapkan Pesaing MacBook
-
5 Pilihan Tablet Samsung Termurah di Maret 2026 untuk Kerja dan Produktivitas
-
4 Rekomendasi HP Harga Rp3 Jutaan, Layak Beli Jelang Lebaran
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026, Klaim Pemain Acak dan 10.000 Gems
-
Duel Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra VS iPhone 17 Pro Max, Mana yang Terbaik?
-
Final Fantasy VII Remake Part 3 Siap Hadir dengan Mekanisme Gameplay Baru
-
5 Rekomendasi HP Murah Layar Lebar dan RAM 8 GB, Puas buat Nonton Drakor
-
10 Skenario Perang AS-Arab Saudi-Israel vs Iran Versi Profesor Jiang, Amerika Kalah?
-
Xiaomi Siapkan Laptop Pesaing MacBook 2026: Bodi Tipis dengan Intel Core Ultra
-
Developer Call of Duty Hampir Angkat Cerita Iran Serang Israel, tapi Dibatalkan