Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) meresmikan AI Experience Center (AIEC) di Jayapura, Provinsi Papua.
Langkah ini sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan akses dan manfaat teknologi kecerdasan artifisial (AI) bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia.
Peresmian ini dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, bersama Vikram Sinha, President Director dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Peresmian dilakukan bertepatan dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional.
Momentum ini menegaskan peran Indosat sebagai penggerak kebangkitan digital Indonesia, dengan AI sebagai sarana untuk mendorong kemajuan yang lebih merata dan berkelanjutan.
AI Experience Center Jayapura berfokus pada dua sektor utama, yaitu pendidikan dan kesehatan.
Di bidang pendidikan, AI membuka akses pembelajaran yang dipersonalisasi dan dapat dijangkau oleh pelajar di wilayah prioritas pembangunan nasional.
Hal ini menghadirkan kesetaraan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Melalui teknologi AI, diagnosa penyakit seperti TBC dimungkinkan untuk dapat dilakukan lebih responsif dan tepat, sehingga dapat membantu para tenaga kesehatan yang berada di fasilitas kesehatan dengan keterbatasan akses.
Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, mengapresiasi langkah Indosat Ooredoo Hutchison dalam menghadirkan AI Experience Center di Jayapura.
Baca Juga: 7 Tahun Menghilang, Meizu Balik ke Indonesia: Ponsel, Mobil Listrik, dan AI Jadi Senjata Utama
"Transformasi digital harus menjangkau seluruh pelosok negeri tanpa terkecuali," katanya dalam keterangan resminya, Kamis (2/5/2025).
Menurut dia, kehadiran pusat ini merupakan simbol dari kebangkitan Indonesia dalam era teknologi.
"Di mana seluruh anak bangsa, termasuk di Papua, memiliki akses, kesempatan, dan daya saing yang setara," ucapnya.
Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, AI Experience Center di Jayapura adalah wujud nyata dari komitmen Indosat untuk menjadikan teknologi sebagai kekuatan pemersatu dan pemberdaya.
"Dengan menghadirkan teknologi AI ke wilayah yang membutuhkan perhatian lebih, kami berupaya menciptakan akses terhadap pendidikan yang lebih merata dan dukungan untuk layanan kesehatan yang lebih responsif dan tepat," ujarnya.
Menurut dia, ini merupakan wujud nyata komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia, menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan mendorong kemajuan teknologi di Indonesia secara inklusif.
Berita Terkait
-
BigVision dari Telkom Tawarkan Solusi Pengelolaan Sampah Berbasis AI
-
Hadir di Indonesia, Samsung Vision AI Ubah TV Jadi Penjaga Hewan Peliharaan Pribadi
-
Laptop AI Masa Depan Itu Bernama ASUS Vivobook S14: Tipis, Cerdas, dan Tahan Seharian
-
Samsung Vision AI Hadir ke Indonesia, Smart TV dengan Teknologi Kecerdasan Buatan
-
Motorola Edge 60 Fusion Resmi ke RI: HP Rp 5 Jutaan Sertifikasi Militer, Kaya Fitur AI
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Awas Ketipu Angka Palsu! Ini Cara Cek Odometer Motor Bekas yang Asli Belum Direset
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
-
Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus
-
BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap
-
Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik