Suara.com - Telkom Indonesia (TLKM) kembali menunjukkan komitmennya untuk menguasai pasar Business to Business (B2B) di Indonesia dengan strategi kolaborasi seluruh kapabilitas yang dimiliki Telkom Group.
Langkah ini diresmikan melalui agenda B2B Go To Market Alignment Direction yang digelar di Telkom Landmark Tower, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Melalui konsolidasi internal yang digagas oleh Direktorat Enterprise & Business Service (EBIS), Telkom berharap mampu menghadapi persaingan ketat, termasuk potensi perang harga di pasar.
Direktur EBIS Telkom, Venusiana, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan memperkuat sinergi antar unit bisnis Telkom Group.
Menurutnya, konsolidasi ini menjadi kunci utama untuk memperkuat daya saing dan daya tawar Telkom Group di tengah kompetisi yang semakin ketat.
"Jika ingin memenangkan pasar, kita harus siap menghadapi segala tantangan, termasuk price war. Karena itu, persiapan terbaik adalah membangun kekuatan dari dalam,” ujarnya dalam keterangan resminya pada Sabtu 31 Mei 2025.
Menurut Venusiana, membangun kekuatan internal merupakan langkah krusial yang harus dilakukan agar Telkom dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin transformasi digital di Indonesia.
Konsolidasi yang dipimpin oleh sub unit Enterprise Marketing & Regional Management (EMRM) ini menjadi pondasi agar seluruh potensi dan kapabilitas yang tersebar di berbagai unit bisnis Telkom Group bisa dikelola secara terintegrasi.
Sementara itu, OVP EMRM Telkom, Reni Yustiani, menguraikan bahwa konsolidasi ini berfokus pada tiga pilar utama yang menjadi arah strategis Telkom Group dalam menggarap pasar B2B.
Baca Juga: Profil Dian Siswarini, Perempuan Pertama yang Jabat Dirut Telkom
Pilar pertama adalah akselerasi digitalisasi di segmen pemerintahan serta perusahaan besar, yang dilakukan melalui solusi digital IT unggulan yang disediakan Telkom Solution.
“Kami menghadirkan solusi IT digital yang komprehensif untuk mempercepat transformasi digital pada segmen pemerintahan dan korporasi besar,” jelas Reni.
Pilar kedua, menurut Reni, adalah dukungan untuk pelaku usaha skala kecil dan menengah (SME) yang tersebar di seluruh Indonesia, yang dilayani melalui ekosistem digital Indibiz.
Platform ini dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses layanan digital bagi pelaku UKM di berbagai daerah.
“Kami hadir dengan solusi yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan SME, sehingga mereka bisa naik kelas dan berkontribusi lebih besar dalam ekonomi digital,” tambahnya.
Pilar ketiga adalah optimalisasi penetrasi produk dan layanan digital milik anak perusahaan Telkom Group di berbagai sektor industri.
Berita Terkait
-
Finpay Gagas Inovasi Keuangan untuk PMI lewat Kolaborasi Strategis dengan Koperasi MIMS
-
TelkomMetra Dorong Inovasi Digital lewat AI dan Data Analitycs
-
Hari Pendidikan Nasional 2025 Telkom Dorong Inovasi Digital melalui Innovillage
-
Antares Eazy: Solusi AI untuk Dukung Digitalisasi Layanan Publik
-
Tiket Habis Terjual, 20 Ribu Pengunjung Bakal Semarakkan Digiland 2025
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting
-
Telkomsel - Nuon Hadirkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Internet Rumah Khusus Gamer Mulai Rp290.000
-
Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?
-
Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video
-
ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Lancar Buat Edit Canva dan Capcut
-
Siap Masuk ke Indonesia, Skor AnTuTu iQOO 15R Tembus 3,5 Juta Poin
-
7 Aplikasi Anti Spam Terbaik untuk Lindungi HP Orang Tua dari Penipuan Telepon
-
6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp
-
61 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 27 Januari: Klaim Diamond, Token Jujutsu, dan Emote Cursed