Suara.com - Cek perbandingan chipset MediaTek Helio G99 dan Snapdragon 685 di bawah ini buat Anda yang bingung menentukan mana yang terbaik.
Pada pertengahan 2025 ini, beberapa ponsel pintar dibekali dengan chipset MediaTek Helio G99 dan Snapdragon 685.
Dua chipset tersebut dibuat oleh dua perusahaan yang berbeda. Akan tetapi, beberapa pengguna merasa jika performa keduanya sama saja.
Padahal tidak demikian, meski spesifikasinya hampir mirip namun MediaTek Helio G99 dan Snapdragon 685 punya kinerja yang cukup berbeda.
Untuk leboh jelasnya, cek perbandingan chipset MediaTek Helio G99 dan Snapdragon 685 di bawah ini.
MediaTek Helio G99
Mediatek Helio G99 adalah SoC ARM utama untuk telepon pintar (terutama berbasis Android) yang diperkenalkan pada tahun 2022.
Diproduksi dalam proses FinFET 6 nm dan dilengkapi dengan 2 inti ARM Cortex-A76 besar dengan kecepatan hingga 2,2 GHz dan 6 inti ARM Cortex-A55 kecil dan hemat daya (maks. 2 GHz) dalam dua kluster (bigLITTLE).
Chip ini mengintegrasikan ARM Mali-G57 MC2 (dua inti). Dibandingkan dengan Helio G96 yang lebih lama , G99 diproduksi dalam proses 6 nm yang lebih baru dan memiliki clock yang lebih tinggi.
Baca Juga: 8 Rekomendasi HP 2 Jutaan Terbaik di Juli 2025: Spesifikasi Tinggi, Baru Rilis Tahun Ini
Lebih jauh lagi, modem LTE/4G terintegrasi mendukung kecepatan unduh Cat-13. Wi-Fi 5 juga terintegrasi (a/b/g/n/ac). Pengontrol memori mendukung LPDDR4x hingga 4.266 Mbps.
Snapdragon 685
Qualcomm Snapdragon 685 (SD685, SM6225-AD) adalah SoC berbasis ARM kelas menengah yang banyak ditemukan pada tablet dan ponsel pintar Android.
SoC ini memiliki 8 inti Kryo 265 (desain khusus, mampu 64-Bit) yang dibagi dalam dua kluster. Kluster cepat yang terdiri dari empat inti dengan kecepatan hingga 2,8 GHz (Kryo 265 Gold - turunan Cortex-A73) dan kluster hemat daya dengan kecepatan hingga 1,9 GHz (Kryo 265 Silver - turunan Cortex A53).
Kedua kluster juga dapat digunakan bersama-sama. Menurut Qualcomm, SD685 memiliki kinerja CPU sekitar 15% lebih tinggi dan kinerja GPU 10% lebih tinggi dibandingkan dengan SD680 lama (berkat kecepatan clock yang lebih tinggi).
Selain 8 inti CPU, SoC mengintegrasikan GPU Adreno 610 kelas menengah dengan pengontrol memori LPDDR4 (saluran ganda) dan mendukung Wi-Fi (802.11ac + MIMO, maks. 867 Mbps), Bluetooth 5, dan LTE (modem LTE X11 dengan unduhan hingga 390 Mbps).
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan RAM 6 GB Terbaru Juli 2025, Multitasking Masih Lancar!
-
5 Rekomendasi HP Murah Harga Rp1 Jutaan Terbaik Bulan Juli 2025, Layak Jadi Kado Naik Kelas
-
6 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan Memori 256 GB Terbaru Juli 2025: Data Aman, Harga Bersahabat
-
6 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan Memori 128 GB Terbaik Juli 2025
-
8 Rekomendasi HP Murah RAM Besar 8 GB Xiaomi: Cocok untuk Gaming dan Multitasking, Mulai Rp1 Jutaan
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Huawei Pura 90 Pro Debut 20 April, Andalkan RAM 16 GB dan Chip Kirin Anyar
-
5 Kipas Tangan Portable Cas Tahan Lama: Dijamin Adem Seharian, Anti Gerah DImana pun
-
Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi
-
Spesifikasi Vivo Y31d Pro: HP Baru di Indonesia, Usung Baterai 7.000 mAh dan Fitur Tangguh
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai
-
5 Rekomendasi Tablet dengan Chipset Setara Laptop: Desain Mumpuni, Cocok buat Multitasking
-
Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar
-
7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil