Suara.com - Malas mengetik dalam aplikasi perpesanan Whatsapp? Cara mengubah voice note jadi teks di Whatsapp menjadi fitur yang wajib dimanfaatkan. Mengubah voice note menjadi teks pun semudah membalik telapak tangan dengan mengikuti langkah – langkah berikut.
1. Klik titik tiga di sudut kanan atas ketika Anda membuka aplikasi Whatsapp
2. Klik menu Pengaturan
3. Tekan Obrolan
4. Aktifkan menu transkripsi pesan suara
5. Pilih Bahasa
6. Layaknya mengunduh gambar, pengguna akan memilih waktu pengunduhan antara sekarang atau tunggu jaringan wifi
- Untuk melihat hasilnya, tahan voice note kemudian klik Transkripsikan.
Melansir situs resminya, Whatsapp merilis fitur transkripsi pesan suara untuk pertama kalinya pada November 2024 silam. Perusahaan aplikasi perpesanan ini menyebut bahwa mengirimkan pesan suaa akan membuat hubungan dengan teman dan keluarga menjadi lebih intim meskipun tidak bertemu langsung.
Baca Juga: WhatsApp Luncurkan Fitur Baru di Tab Pembaruan untuk Tingkatkan Interaksi dan Monetisasi Bisnis
Fitur ini bisa mentranskripsikan suara dengan jelas kendati pengirim pesan tengah berada dalam perjalanan atau di tempat yang berisik. Pesan suara tersebut dapat ditranskripsikan menjadi teks untuk membantu pengguna mengikuti percakapan sambil melakukan aktivitas lain. Transkrip dibuat di perangkat pribadi sehingga tidak ada orang lain, bahkan WhatsApp, yang bisa mendengar atau membaca pesan pribadi pribadinya.
Untuk memulai, menggunakan transkripsi pesan suara ini, pengguna cukup pergi ke Pengaturan > Obrolan > Transkrip pesan suara untuk dengan mudah mengaktifkan atau menonaktifkan transkripsi dan memilih bahasa yang akan digunakan pada transkrip. Anda dapat mentranskripsi pesan suara dengan menekan lama pada pesan dan mengetuk bagian Transkripsi.
Whatsapp memiliki fitur voice chat untuk obrolan – obrolan yang lebih prime time. Obrolan ini dapat dilakukan melalui grup sehingga interaksi antarpengguna dapat lebih terasa. Pengguna dapat terhubung secara langsung melalui audio kapan saja, tanpa harus meninggalkan obrolan grup Anda. Meski diakses oleh banyak orang, Whatsapp tetap menjamin kerahasiaan dalam setiap obrolan.
Bukan hanya inovasi dalam pesan suara, WhatsApp resmi memperkenalkan rangkaian fitur terbaru yang dihadirkan khusus pada tab Pembaruan, yang kini menjadi pusat aktivitas Saluran dan Status. Dalam dua tahun terakhir, WhatsApp berfokus mengembangkan tab ini agar menjadi ruang bagi para pengguna untuk mendapatkan informasi terkini dan konten menarik. Kini, tab Pembaruan telah digunakan oleh 1,5 miliar pengguna setiap harinya di seluruh dunia.
Nikila Srinivasan, Vice President of Product Management, Business Messaging, Meta menyampaikan bahwa pesan pribadi, panggilan, dan status Anda tetap terenkripsi secara menyeluruh, artinya tidak seorang pun (bahkan WhatsApp) dapat melihat atau mendengarnya. Dia menambahkan bahwa pesan, panggilan, dan status tersebut tidak dapat digunakan untuk iklan.
"Kami telah membicarakan rencana kami untuk membangun bisnis yang tidak mengganggu chat pribadi Anda selama bertahun-tahun dan kami yakin tab Pembaruan adalah tempat yang tepat untuk menjalankan fitur-fitur baru ini," jelasnya, saat jumpat pers secara online belum lama ini.
Berita Terkait
-
Terganggu Notifikasi Konstan? Ini Cara Mematikan Chat Audio Grup WhatsApp yang Efektif
-
8 Aplikasi Gokil 2025 untuk Ubah Foto Jadi Tulisan, Mudah Banget!
-
KPK Sadap WA Porno Pejabat, Siapa Saja yang Ketahuan?
-
DPR AS Anggap WhatsApp Berbahaya, Data Pengguna Jadi Incaran Hacker?
-
WhatsApp Ingkar Janji, 11 Tahun Diakuisisi Meta Kini Malah Tampilkan Iklan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Kas PTPP Mengering, Utang Bank Membengkak Nyaris Tiga Kali Lipat
-
DPR Dukung Nanik Tetap Awasi BGN Meski Mundur sebagai Kepala
-
Ole Romeny Berpotensi Duet dengan Mohamed Ihattaren di Fortuna Sittard, Kombinasi Mematikan?
-
Rumah Bocor Malah Usir Pemiliknya: Sengkarut Narasi 'Pindah Negara'
-
Israel Bantai Satu Keluarga Palestina di Gaza, 6 Orang Tewas
-
5 Rekomendasi Body Lotion di Indomaret yang Wanginya Mirip Pakai Parfum, Mulai Rp18 Ribuan
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
Catat Syaratnya! Ini Cara Gampang Dapat Diskon PLN 50 Persen, Cuma Sampai 27 Juli 2026!