Suara.com - Mending beli HP baru di kelas biasa saja tau HP flagship bekas atau rilisan dua sampai tiga tahun sebelumnya? Berikut ini ada alasan kenapa beli HP flagship lawas lebih menarik.
Setiap tahun, panggung teknologi selalu diramaikan oleh kehadiran smartphone model terbaru. Dengan prosesor yang lebih kencang, fitur AI yang semakin canggih, dan desain yang lebih mewah, produsen berlomba-lomba meyakinkan kita bahwa produk mereka adalah yang terbaik.
Namun, di tengah gemerlap promosi seri Samsung Galaxy S25 Ultra atau iPhone 16 Pro Max, ada sebuah alternatif cerdas yang seringkali terlewatkan: membeli HP flagship rilisan satu atau dua tahun sebelumnya.
Dilema ini kerap dihadapi banyak konsumen di kota-kota besar Indonesia: dengan dana yang sama, haruskah membeli HP kelas menengah (midrange) keluaran terbaru, atau sebuah HP flagship bekas yang usianya sudah satu atau dua tahun?
Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda. Seringkali, memilih flagship lawas memberikan nilai dan pengalaman penggunaan yang jauh lebih superior.
Anda bisa menghemat jutaan rupiah dan tetap mendapatkan 90% pengalaman premium yang ditawarkan sebuah flagship meski HP bekas.
7 Alasan Beli HP Flagship Bekas di 2025
Berikut adalah alasan-alasan kuat mengapa HP flagship generasi sebelumnya masih menjadi investasi yang sangat layak di tahun 2025.
1. Kualitas Perangkat Keras Premium yang Awet
Saat sebuah perusahaan merancang ponsel flagship, mereka tidak main-main. Komponen terbaik pada masanya disematkan di dalamnya, mulai dari material bodi yang kokoh, layar paling tajam, hingga teknologi kamera tercanggih.
Baca Juga: 12 Rekomendasi HP Murah Rp 3 Jutaan RAM 8 GB Memori 256 GB, Pilihan Terbaik Juli 2025
Perangkat keras ini tidak akan langsung usang hanya dalam satu atau dua tahun.
Ambil contoh Samsung Galaxy S23 Ultra dari tahun 2023. Ponsel ini sudah dibekali layar QHD+ AMOLED, prosesor super kencang Snapdragon 8 Gen 2, dan sistem empat kamera dengan kemampuan zoom optik luar biasa.
Spesifikasi ini masih sangat bertenaga untuk menjalankan semua aplikasi dan game terberat sekalipun di tahun 2025, dan bahkan untuk beberapa tahun ke depan.
2. Jaminan Update Software yang Semakin Panjang
Salah satu ketakutan terbesar saat membeli HP bekas adalah dukungan perangkat lunak yang terhenti. Namun, kekhawatiran ini sudah tidak lagi relevan.
Para produsen besar, terutama di segmen flagship, kini berlomba-lomba memberikan jaminan pembaruan yang lebih panjang.
Apple telah lama menjadi standar emas dalam hal ini, namun pabrikan Android pun tak mau kalah. Samsung dan Google kini menawarkan hingga tujuh tahun pembaruan sistem operasi dan keamanan untuk lini flagship mereka.
Ini berarti, membeli Samsung Galaxy S24 atau Google Pixel 8 Pro hari ini masih akan membuat Anda aman dan mendapatkan fitur-fitur Android terbaru hingga beberapa tahun mendatang.
3. Penurunan Harga yang Drastis
Ini adalah keuntungan paling nyata. Ponsel flagship mengalami depresiasi atau penurunan harga yang sangat signifikan. Dalam satu atau dua tahun, harganya bisa terpangkas hingga separuhnya atau lebih.
Sebuah Samsung Galaxy S23 Ultra yang saat rilis dibanderol di atas Rp 19 juta, kini bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau, setara dengan harga HP midrange baru. Anda mendapatkan kualitas premium dengan harga yang masuk akal.
4. Kualitas Unggul yang Tak Tertandingi Midrange
Meskipun ponsel kelas menengah semakin baik, tetap ada jurang pemisah yang jelas dengan flagship, bahkan yang lebih tua. Ponsel midrange seringkali melakukan "pemotongan" di beberapa area vital.
Anda mungkin mendapatkan kamera utama yang bagus di HP midrange baru, tetapi hampir pasti akan kehilangan lensa telephoto untuk zoom optik, sensor kamera yang lebih superior, atau prosesor gambar yang lebih cepat.
Fitur-fitur premium seperti wireless charging, sertifikasi anti-air (IP rating) yang tinggi, atau kualitas getaran haptik yang presisi juga seringkali absen di kelas menengah.
Performa chipsetnya pun jelas berbeda, di mana flagship lawas masih akan terasa lebih gegas untuk multitasking berat dan gaming.
5. Desain dan Pengalaman Genggam yang Mewah
Desain bukan hanya soal penampilan, tapi juga kenyamanan dan pengalaman penggunaan sehari-hari. Flagship lawas umumnya memiliki bezel layar yang lebih tipis, material bodi dari kaca dan metal yang terasa solid, serta layar yang lebih responsif.
Desain sebuah iPhone 14 Pro atau Samsung Galaxy S22 Ultra masih terlihat sangat modern dan premium di tahun 2025.
6. Anda Tahu Apa yang Anda Dapatkan
Membeli ponsel yang sudah beredar selama satu atau dua tahun punya keuntungan tersendiri: semua kelebihan dan kekurangannya sudah terungkap. Ulasan jangka panjang dari para ahli dan pengguna sudah banyak tersedia.
Anda bisa mengetahui dengan pasti bagaimana daya tahan baterainya setelah setahun pemakaian, apa saja bug software yang pernah ada (dan kemungkinan besar sudah diperbaiki), serta titik lemah kameranya.
Anda tidak sedang menjadi "kelinci percobaan" untuk produk yang baru saja meluncur.
7. Pilihan Cerdas untuk Ponsel Cadangan
Jika Anda membutuhkan ponsel kedua untuk pekerjaan, perjalanan, atau sekadar sebagai cadangan, membeli flagship lawas adalah langkah yang sangat cerdas.
Dibandingkan membeli HP baru seharga 3-4 jutaan dengan performa yang pas-pasan, Anda bisa mendapatkan perangkat yang jauh lebih kuat dan nyaman digunakan.
Itulah tujuh alasan kenapa HP flagship bekas masih jadi pilihan menarik dibanding HP baru untuk 2025.
Berita Terkait
-
12 Rekomendasi HP Murah Rp 3 Jutaan RAM 8 GB Memori 256 GB, Pilihan Terbaik Juli 2025
-
3 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan RAM 8 GB Memori 128 GB, Pilihan Terbaik Juli 2025
-
11 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan dengan Kamera Beresolusi Tinggi, Pilihan Terbaik Juli 2025
-
5 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Baterai Jumbo Minimal 6.000 mAh Pilihan Terbaik Juli 2025
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan Baterai Jumbo 6.000 mAh Terbaru Juli 2025
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
21 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Januari: Klaim Voucher Draft Gratis dan Bocoran CR7 Messi 117
-
Hasil AE vs SRG M7 Mobile Legends, Alter Ego Comeback Amankan Tiket Grand Final
-
Terpopuler: 5 HP Layar Lengkung Murah 2026, Alter Ego Tembus Top 4 M7 Mobile Legends
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 24 Januari 2026, Banjir Item Jujutsu Kaisen Gratis
-
Adu Chipset Dimensity 8450 vs Snapdragon 8 Gen 3: 'Jantungnya' HP Flagship, Mana Paling Gacor?
-
Oppo Reno 15 vs iPhone 15: Duel HP Kelas Menengah Premium, Siapa Juaranya?
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Januari 2026, Hadiah TOTY Siap Diklaim Gratis
-
Jangan Buru-buru Ganti Baterai! Ternyata Ini 5 Alasan Utama HP Sering Mati Mendadak
-
5 Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp2 Juta untuk Anak Menggambar: Layar Nyaman Spek Mumpuni
-
7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Terbaik: Spek Tinggi dengan Baterai Badak