Suara.com - Tak dapat dipungkiri bahwa fenomena sound horeg membuat banyak orang lantas penasaran berapa biaya bikin sound system dengan suara menggelegar, padahal dinilai cukup mengganggu ini.
Mulanya, tradisi sound horeg ini sudah cukup lama dikenal di daerah Jawa Timur, seperti Malang, Blitar, dan Kediri.
Sound kencang ini awalnya hanya digunakan untuk memeriahkan acara hajatan, seperti pernikahan dan suatu tradisi daerah.
Namun, kini sound horeg memang banyak digunakan lebih leluasa, bahkan cenderung menjadi ajang adu “suara”.
Warga Jawa Timur mungkin tak asing melihat truk-truk berbaris membawa rig audio raksasa untuk diadu kekuatan suaranya.
Horeg itu sendiri merupakan istilah untuk menggambarkan efek getaran dahsyat yang bisa menggetarkan tubuh manusia, bangunan, hingga tanah.
Beberapa video viral menunjukkan kekuatan sound horeg yang bisa sampai memecahkan kaca jendela dan merontokkan genteng rumah.
Lantas, berapa kira-kira total biaya sound horeg yang harus dikeluarkan untuk bisa menghasilkan suara dahsyat tersebut? Berikut ulasannya.
Berapa Biaya Bikin Sound Horeg?
Bikin sound horeg tidak hanya soal punya speaker besar dan suara yang bikin dada bergetar.
Baca Juga: Dulu Hiburan, Kini Gengsi: Sound Horeg Karya Edi Sound Jadi Simbol Status Sosial
Di balik dentuman musik yang sering mengiringi acara hajatan, konser dangdut, atau parade kampung, ada sistem audio raksasa yang disusun dari berbagai komponen dengan harga tak sedikit.
Untuk Anda yang tertarik bikin sistem audio ini, penting untuk tahu bahwa biaya membuat sound horeg sangat bervariasi.
Tergantung kualitas perangkat, kapasitas daya, dan kebutuhan skala acaranya. Berikut kami ulas rinciannya secara lengkap agar Anda bisa memperkirakan bujet dengan lebih akurat.
1. Harga Speaker Sound Horeg
Komponen paling utama tentu saja speaker. Dalam sistem sound horeg, Anda membutuhkan lebih dari satu jenis speaker.
- Speaker subwoofer untuk suara bass
- Speaker mid untuk vokal dan instrumen
- Tweeter untuk nada tinggi
Jika ingin hasil maksimal, Anda bisa menggunakan speaker rakitan dengan daya minimal 12.000 watt RMS (Root Mean Square).
Berita Terkait
-
Sejarah Sound Horeg dengan Jor Dar di India, Benarkah Indonesia Tiru India?
-
Hitung Pendapatan Harian Sound Horeg yang Bikin Resah, Sekali Tampil Capai Rp 1 Miliar?
-
Kehadiran Mitsubishi Destinator Bikin Thomas Alva Edisound Harus Belajar Lagi, Ini Sebabnya
-
Bass Perontok Genteng, Sound Horeg Berasal dari Mana dan Siapa Penemu Pertamanya?
-
Kisah Perjalanan Edi Sound Horeg dari Kendang Hingga Konsol Mixer Speaker Penggetar Jiwa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim