Suara.com - MediaTek mengenalkan teknologi Xtra Speed dalam memberikan dukungan pada konektivitas Wi-Fi yang lebih baik. Teknologi Xtra Speed sendiri dihadirkan melalui MediaTek Filogic.
Wi-Fi telah menjadi teknologi konektivitas yang paling layak digunakan ketimbang solusi kabel, seperti Ethernet dan koaksial. Wi-Fi justru menawarkan kenyamanan koneksi tanpa kabel untuk berbagai peranti, seperti laptop dan televisi, bahkan tanpa batasan sambungan fisik.
Meski peak throughput (aliran data puncak) dari Wi-Fi 7 secara signifikan lebih tinggi dibandingkan generasi Wi-Fi versi sebelumnya, juga mampu mendukung kebutuhan banyak aplikasi, pengguna terkadang masih mengalami jitter sesekali saat melakukan streaming atau konferensi video.
Ini mengindikasikan bahwa Wi-Fi masih rentan terhadap faktor dampak kualitas dan konsistensi sinyal.
Nah, bayangkan, jika di sebuah rumah, ketika anggota keluarga berkumpul, lalu banyak perangkat yang terkoneksi ke jaringan Wi-Fi secara bersamaan.
Tentu saja, situasi ini memaksa terjadi peningkatan permintaan throughput, sehingga menyebabkan lebih banyak gangguan karena jumlah perangkat Wi-Fi yang meningkat.
Perlu diketahui, Wi-Fi menggunakan teknologi collision avoidance (pengaturan giliran transmisi data agar data tidak tabrakan saat dikirim), yang mengharuskan titik akses (access points/AP) dan perangkat (client) menunggu selama waktu acak sebelum mentransmisikan ulang jika terdeteksi tabrakan data (collisions).
Saat banyak perangkat saling bersaing untuk mendapatkan waktu transmisi (airtime), maka kemungkinan tabrakan data bisa tinggi dan akses Wi-Fi pun melambat.
Itulah alasan mengapa MediaTek mengenalkan Xtra Speed, sebuah rangkaian teknologi MediaTek Filogic yang memang didesain untuk secara adaptif meninggkatkan performa Wi-Fi, baik dalam kondisi ramai seperti ilustrasi tadi maupun dalam pemakaian sehari-hari, misalnya, pada jam sibuk saat orang sedang menggunakan internet.
Baca Juga: 5 Kelebihan MediaTek Dimensity 9400+ Sebagai Chipset HP Flagship
Berikut ini tiga ekosistem Xtra Speed:
- Mesh Boost memanfaatkan teknologi Multi-Link Operation (MLO) dalam pengaturan jaringan mesh Wi-Fi (baca: koneksi router dengan antartitik atau node tambahan). Dengan banyak titik akses, rumah dapat lebih baik mengelola lingkungan padat perangkat secara lebih baik, termasuk di sudut-sudut rumah yang sulit terjangkau sinyal, sehingga memastikan, saat berkumpul bersama, seluruh anggota keluarga menikmati kecepatan internet lancar dan komunikasi real time tanpa jeda. MediaTek Mesh Boost ini mampu meningkatkan throughput jaringan mesh lebih dari 20 persen.
- Coordinated Spatial Reuse (Co-SR) mengoptimalkan daya transmisi dari beberapa titik akses, sehingga menghasilkan throughput optimal tanpa ada gangguan. Artinya, beberapa titik akses dalam rumah tidak akan saling bertabrakan atau mengganggu; ini memudahkan anggota keluarga merasakan waktu muat (loading times) sebuah halaman web lebih cepat dan unduhan pun berjalan lancar. MediaTek Coordinated Spatial Reuse (Co-SR) meningkatkan throughput hingga 30 persen.
- AI Anti-Noise secara dinamis mengatur konfigurasi jaringan agar secara adaptif mengurangi atau menghindari gangguan. Kondisi ini untuk memastikan jaringan Wi-Fi tetap optimal dan memberikan pengalaman luar biasa bagi pengguna. Manfaat yang dirasakan, misal, konferensi daring tidak akan terganggu oleh kualitas koneksi yang labil, latensi tinggi, atau waktu buffer yang lama, bahkan di area yang banyak perangkat aktif. MediaTek AI Anti-Noise dirancang mengurangi latensi hingga 60 persen.
Seluruh ekosistem MediaTek Filogic Xtra Speed tersebut meningkatkan performa, menawarkan throughput lebih tinggi, dan tentu saja, mengurangi latensi.
Akhirnya, situasi ini meningkatkan pengalaman pengguna dan membuat aktivitas daring harian pun berjalan lancar dan lebih menyenangkan.
MediaTek adalah penyedia solusi Wi-Fi terbesar di dunia, termasuk produk jaringan mandiri, seperti router, repeater, dan titik akses mesh, serta peranti-peranti konektivitas bawaan Wi-Fi, seperti ponsel cerdas, tablet, TV, IoT, peranti smart home, PC dan laptop, konsol game, dan masih banyak lagi.
Di samping memberikan solusi terpadu yang berkinerja tinggi dan hemat daya untuk berbagai platform tersebut, MediaTek juga aktif dalam pengembangan sertifikasi IEEE dan Wi-Fi Alliance untuk memastikan performa terbaik dan interoperabilitas industri.
Contoh terkini termasuk penyeleksian platform MediaTek Filogic, sebagai perangkat uji coba untuk Wi-Fi 6E and Wi-Fi 6 R2. Dengan Wi-Fi 7 dan generasi berikutnya, MediaTek terus berkontribusi secara kepakaran teknis dan pemahaman terhadap standar berbagai segmen pasar untuk meningkatkan performa Wi-Fi dalam penerapan sehari-hari.
Berita Terkait
-
5 Kelebihan MediaTek Dimensity 9400+ Sebagai Chipset HP Flagship
-
MediaTek Tampilkan Peran Krusial AI Robotik di COMPUTEX 2025
-
UNISOC T7250 Setara Apa? Ini Chipset MediaTek dan Qualcomm Saingannya
-
COMPUTEX 2025: MediaTek Pamerkan Berbagai Teknologi Komputasi dan Konektivitas Terkini
-
COMPUTEX 2025: MediaTek Ungkap Visi AI untuk Semua Orang, dari Edge ke Cloud
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan