Suara.com - Apple akhirnya menanggapi soal tudingan Elon Musk soal monopoli dan bersiap menyeret mereka ke jalur hukum. Perusahaan teknologi asal Cupertino Amerika Serikat itu mengatakan kalau klaim Musk tidak berdasar.
Mulanya, orang terkaya di dunia itu versi Forbes dengan harta 415,7 miliar Dolar AS (Rp 6.755 triliun) itu menuding kalau Apple melakukan monopoli lewat toko aplikasi App Store.
Ia menyebut kalau teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) xAI buatannya telah diatur oleh Apple agar tidak menduduki peringkat pertama di App Store.
Adapun aplikasi peringkat atas di App Store adalah ChatGPT yang dimiliki OpenAI. Musk menganggap kalau hal itu adalah tindakan monopoli dan siap menempuh jalur hukum.
"Apple bertindak sedemikian rupa sehingga mustahil bagi perusahaan AI mana pun selain OpenAI untuk mencapai posisi #1 di App Store, yang merupakan pelanggaran antimonopoli yang tegas. xAI akan segera mengambil tindakan hukum," ujar Musk dalam unggahan X, dikutip dari Gadgets360, Selasa (12/8/2025).
Menanggapi tudingan itu, Apple menyebut kalau toko aplikasi App Store buatannya dirancang untuk bersikap adil dan bebas dari bias.
"Kami menampilkan ribuan aplikasi melalui bagan, rekomendasi algoritma, dan daftar kurasi yang dipilih oleh para ahli menggunakan kriteria objektif," kata Apple, dikutip dari The News, Rabu (13/8/2025).
Kemudian Apple mengklaim kalau peringkat App Store ditujukan untuk menawarkan penemuan yang aman bagi pengguna dan memberikan peluang berharga untuk pengembang aplikasi.
“Tujuan kami adalah menawarkan penemuan yang aman bagi pengguna dan peluang berharga bagi pengembang, berkolaborasi dengan banyak pihak untuk meningkatkan visibilitas aplikasi dalam kategori yang berkembang pesat," lanjut Apple.
Baca Juga: BKPM Pastikan Apple Tetap Investasi ke Indonesia Meski Ada Tekanan Donald Trump
Kendati begitu, konflik Elon Musk vs Apple ini dianggap sebatas perang keyboard lantaran tidak adanya bukti kuat dalam pandangan masing-masing.
Namun perselisihan keduanya mencerminkan persaingan tinggi antar raksasa teknologi soal perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) dan keadilan platform.
Meski Elon Musk menganggap ini adalah tindakan monopoli, data menunjukkan kalau peringkat App Store bergantung pada preferensi pengguna masing-masing, serta berbasis algoritma.
Apabila xAI Elon Musk benar-benar menggugat Apple ke pengadilan, itu bisa meningkatkan pengawasan kebijakan perusahaan soal App Store.
Berita Terkait
-
BKPM Pastikan Apple Tetap Investasi ke Indonesia Meski Ada Tekanan Donald Trump
-
Budget Rp4 Juta Bisa Dapat iPhone Apa? Ini 5 Seri yang Masih Layak Dibeli di 2025
-
Kena Tarif Impor 50 Persen, India Boikot McDonald'S hingga Apple
-
Orang Terkaya di Dunia Tiba-tiba Mau Gugat Apple, Ada Apa?
-
Apple Mau Rilis MacBook Murah demi Kuasai Pasar Laptop
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif