-
YouTube luluskan 568 peserta Akademi Edukreator 2025 untuk dukung konten edukasi digital.
-
Program ini telah jangkau 4.000 peserta sejak 2020 dan dorong inovasi serta keamanan digital.
-
Pelatihan mencakup AI, keamanan remaja, dan pembuatan konten mendidik yang bertanggung jawab
Suara.com - YouTube bersama Kok Bisa dan Senyawa+ merayakan kelulusan 568 peserta Akademi Edukreator 2025, sebuah program kolaboratif untuk guru, kreator, dan profesional, yang bertujuan memperluas ketersediaan konten edukasi berkualitas di Indonesia.
Momen ini juga menjadi kesempatan untuk mengunjungi kembali pencapaian program yang telah berlangsung selama lima tahun terakhir sejak 2020.
"Kami sangat bangga dengan pencapaian yang telah diraih oleh seluruh peserta Akademi Edukreator," kata Suwandi Widjaja, Country Head YouTube Indonesia dalam keterangan resminya, Selasa (30/9/2025).
Selama lima tahun ini, dia menambahkan, pihaknya berhasil menjangkau lebih dari 4.000 peserta dari 34 provinsi yang telah mengikuti pelatihan ini.
"Hal ini menunjukkan komitmen luar biasa mereka dalam menciptakan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan berdampak positif,” ujarnya.
Pembelajaran di era digital tidak lagi terbatas pada ruang kelas.
Teknologi telah membuka akses yang lebih luas terhadap pengetahuan dan memungkinkan proses belajar berlangsung secara lebih fleksibel, interaktif, dan inklusif.
Kini, siapa pun dapat belajar berbagai hal secara mudah, menyenangkan, dan gratis, dari materi akademis hingga keterampilan sehari-hari.
Manfaat ini juga dirasakan langsung oleh para pendidik, studi Oxford Economics menemukan bahwa 83 persen guru yang menggunakan YouTube sepakat bahwa platform ini membantu siswa untuk terus belajar di luar lingkungan kelas.
Baca Juga: Penghasilan Fantastis YouTube Tasya Farasya, Benarkah Gugat Cerai Suami?
Semangat tersebut selaras dengan Nadia Habibie yang menekankan pentingnya inovasi di kalangan generasi muda dengan meneladani nilai yang diwariskan kakeknya, B.J. Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia.
“Kakek saya selalu berpesan bahwa ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan adab. Di era digital ini, pesan itu semakin relevan," ujar Nadia Habibie.
Menurutnya, anak muda Indonesia punya kesempatan luar biasa untuk belajar, berkarya, dan memberi dampak positif lewat platform seperti YouTube.
"Yang penting adalah bagaimana kita menggunakan teknologi bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk menginspirasi dan membangun masa depan bangsa,” imbuh dia.
Hal senada juga disampaikan oleh Prof. Dr. Seto Mulyadi M. Si., selaku Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia,.
"Tantangan kita di era digital saat ini adalah membimbing anak-anak agar mampu memanfaatkan teknologi dengan tetap berpegang pada akar budaya, nilai moral, dan jati diri mereka," ucapnya.
Berita Terkait
-
Windah Basudara Main Roblox Trending: Pemerintah Ban Dulu Bandar Judi, Jangan Roblox
-
Estimasi Penghasilan YouTube Timothy Ronald, Bisa Tembus Miliaran Rupiah per Bulan?
-
Adu Penghasilan YouTube Timothy Ronald vs Deddy Corbuzier: Jadi Sorotan Usai Hina Orang Nge-gym
-
HP Spek Dewa Harga Merakyat, Senjata Wajib Content Creator TikTok dan YouTube di 2025
-
4 Rahasia Podcast Deddy Corbuzier Tak Terkalahkan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Blackberry Comeback 2026, Bukan Sekedar HP Tapi Keamanan Siber Paling Dicari
-
5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Mudah, Kualitas Tetap Bagus
-
Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data
-
37 Kode Redeem FF Terbaru 24 Mei 2026: Sikat Sekarang, Skin SG2 Super Langka Menanti
-
4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Mei 2026: Login Sekarang, Rebut 5000 Gems Gratis
-
Daftar Harga HP Flagship Xiaomi Terbaru 2026, Mana yang Paling Layak Dibeli?
-
Terpopuler: Rekomendasi HP Vivo Seri Terbaik, 7 Laptop Pesaing MacBook Neo
-
Anker Kenalkan Soundcore Liberty 5 Pro Series, TWS Premium dengan Casing AMOLED
-
Xiaomi REDMI Watch 6 Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch AMOLED 2.07 Inci dengan Baterai 24 Hari