- Kebakaran melanda lantai dua Gedung Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 08.07 WIB.
- Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi kejadian tersebut.
- Tim Gulkarmat Jakarta Barat berhasil memadamkan api sepenuhnya dan memastikan kondisi gedung dalam keadaan aman serta kondusif.
Suara.com - Sebanyak 13 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar di lantai dua Gedung Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, pada Rabu (8/4/2026).
Pantauan video yang diterima Suara.com, api berkobar di lantai dua gedung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali terjadi sekitar pukul 08.07 WIB.
Kasie Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan, mendapat laporan tersebut pihaknya mengerahkan sebanyak empat unit pemadam dengan 20 personel pada pengerahan tahap pertama.
Kemudian, disusul pengerahan tahap kedua yaitu sembilan unit dan 45 personel untuk memadamkan api.
"Total pengerahan akhir mencapai 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan 65 personel untuk menangani api di lantai dua Polres Jakarta Barat," kata Syaiful saat dikonfirmasi, Rabu.
Syaiful mengatakan, jika para personel tiba di lokasi kejadian pada pukul 08.13 WIB dan langsung melakukan pemadaman pada pukul 08.14 WIB.
"Api dengan cepat berhasil dilokalisir pada pukul 08.25 WIB, lalu kami lanjutkan dengan proses pendinginan mulai pukul 08.30 WIB, alhamdulillah saat ini situasi sudah padam, aman dan kondusif," jelas Syaiful.
Syaiful menyebut kondisi api saat ini sudah berhasil dipadamkan oleh tim yang dikerahkan Sudin Gulkarmat Jakbar.
Namun, ia belum mengetahui ruangan atau objek yang terbakar dalam peristiwa ini. Ia juga belum mengetahui penyebab kebakaran ini.
Baca Juga: Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Masih Diselidiki, Kebocoran Gas-Dugaan Percikan Motor Terungkap!
"Belum tahu ya ruangan apa, tapi ini saya di lokasi alhamdulillah ini sudah padam, sudah aman kondusif, sedang dilakukan pengecekan oleh kepolisian juga," kata Syaiful.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina