Suara.com - Seiko Epson Corporation (SEC) melalui Presiden sekaligus Global Representative Director, Junkichi Yoshida, melakukan kunjungan bisnis pertamanya ke Indonesia sejak menjabat sebagai Presiden SEC. Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen Epson di pasar Indonesia yang terus berkembang pesat.
Epson telah menyetujui perubahan kepemimpinan melalui rapat dewan direksi, yang berlaku efektif sejak 1 April 2025. Dalam restrukturisasi tersebut, Yasunori Ogawa resmi menjabat sebagai Chairman dan Director, sementara Junkichi Yoshida ditunjuk sebagai Presiden dan CEO baru Epson.
Yoshida bukanlah sosok baru di Epson. Ia memulai kariernya pada tahun 1988 dan telah menempati berbagai posisi strategis selama lebih dari tiga dekade, termasuk sebagai Chief Operating Officer Printing Solutions Division. Pengalaman panjangnya dalam mengelola bisnis inti Epson menjadikan Yoshida figur penting dalam membawa visi keberlanjutan dan inovasi perusahaan ke level global.
Momen kunjungan kepemimpinan tertinggi SEC ini menjadi panggung peresmian PIN Experience Center milik PT Pasifik Internusa (PIN), sebuah fasilitas yang diklaim sebagai pusat solusi dan showroom teknologi cetak terbesar di kawasan Asia Tenggara.
“Kunjungan Presiden Yoshida di Indonesia, yang bertepatan dengan peresmian PIN Experience Center, adalah apresiasi tertinggi dan penegasan komitmen kuat Epson terhadap pasar dan mitra kami di Asia Tenggara. Pusat solusi baru ini, didukung oleh kepemimpinan global kami, akan menjadi landasan untuk mendorong inovasi dan solusi berkelanjutan bagi industri Indonesia,” ujar Ng Ngee Khiang, Managing Director Epson Indonesia.
Sebagai bagian dari agenda kunjungan, Junkichi Yoshida turut meresmikan PIN Experience Center, pusat solusi dan showroom terbesar di Asia Tenggara yang dimiliki oleh PT Pasifik Internusa. Fasilitas ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman langsung kepada pelanggan, mitra bisnis, serta industri terkait dalam mengeksplorasi berbagai solusi cetak dan teknologi inovatif Epson, khususnya di segmen Large Format Printer (LFP).
PIN Experience Center didirikan sebagai laboratorium inovasi dan pusat on-demand manufacturing yang secara tegas menegaskan bahwa Large Format Printer (LFP) merupakan salah satu fokus strategi utama Epson Indonesia di segmen B2B. LFP diposisikan sebagai kunci untuk mendukung transformasi dan peningkatan efisiensi di berbagai sektor industri.
PIN Experience Center tidak hanya menjadi etalase produk, tetapi juga pusat kolaborasi dan edukasi yang menghadirkan demo aplikasi nyata bagi pelaku industri kreatif, percetakan, hingga korporasi. Dengan hadirnya fasilitas ini, Epson bersama Pasifik Internusa berharap dapat mendukung pertumbuhan ekosistem industri kreatif dan cetak profesional di Indonesia, sekaligus mendorong penggunaan solusi berkelanjutan yang sejalan dengan komitmen Epson terhadap lingkungan.
Pusat ini secara spesifik menyoroti potensi kolosal industri tekstil Indonesia, terutama di pasar Hijab dan Tekstil yang terus berkembang pesat dan menjadi salah satu sektor paling dinamis dan kreatif di dalam negeri. Industri ini menuntut kecepatan produksi, kualitas warna yang akurat, dan kemampuan personalisasi tinggi.
Baca Juga: Epson L15150, Printer A3+ Pintar Terkoneksi dengan Aplikasi Mobile dan Konektivitas Tinggi!
Di sinilah Epson LFP hadir sebagai solusi inovatif. Teknologi cetak digital direct-to-fabric dan sublimation yang dipamerkan di PIN Experience Center memungkinkan desainer dan pelaku bisnis untuk:
Meningkatkan Kreativitas: Mencetak desain kompleks dengan gradasi warna yang halus dan presisi yang tak terbatas.
Mendorong Produktivitas: Mempersingkat rantai pasok dan memungkinkan produksi on-demand, mengurangi lead time secara drastis. Mendukung Kualitas & Keberlanjutan: Menggunakan tinta ramah lingkungan dan proses yang meminimalkan limbah air, sejalan dengan tuntutan pasar global.
“Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar, khususnya di sektor industri kreatif dan percetakan. Melalui kehadiran PIN Experience Center, kami ingin memperkuat kolaborasi dengan mitra lokal dan memberikan solusi yang mampu mendukung kebutuhan pelanggan, baik dari segi produktivitas maupun keberlanjutan,” ujar Junkichi Yoshida, Global President, Representative Director and CEO Seiko Epson Corporation.
Kemitraan antara Epson dan PT Pasifik Internusa (PIN) telah lama menjadi kunci sukses di pasar Indonesia. Peresmian fasilitas ini kini menjadi bukti nyata investasi jangka panjang dalam ekosistem lokal. Momentum ini menandai babak baru kolaborasi antara Epson dan Pasifik Internusa dalam menghadirkan solusi cetak inovatif bagi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, Richard Pallar, CEO PT Pasifik Internusa menyampaikan rasa terhormatnya karena dapat berkolaborasi dengan Epson dalam menghadirkan PIN Experience Center. Showroom ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan untuk mendukung transformasi industri percetakan di Indonesia dengan menghadirkan solusi terlengkap, inovatif, dan berkelanjutan.
"Dengan menonjolkan LFP, kami optimistis dapat menjadi game changer bagi industri tekstil, khususnya segmen modest fashion dan hijab, di Asia Tenggara,” ujarnya.
Peresmian ini dihadiri oleh jajaran manajemen Epson Indonesia, pimpinan PT Pasifik Internusa, serta mitra bisnis strategis. Momentum ini menandai babak baru kolaborasi yang erat antara Epson dan Pasifik Internusa dalam menghadirkan solusi cetak inovatif bagi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.***
Berita Terkait
-
Epson Indonesia Luncurkan Produk 2025: Inovatif, Lebih Produktif, dan Berkelanjutan
-
Epson Rilis Printer Thermal Terbaru untuk Dukung Efisiensi Bisnis dengan Transaksi Volume Tinggi
-
Seri Printer EcoTank Generasi Terbaru Jadi Solusi UMKM karena Hemat Biaya dan Efisien
-
Epson Rayakan Hari Jadi ke-50 Merek Epson
-
Epson Hadirkan Konsep Baru Solution Center di Berbagai Kota, Tingkatkan Layanan B2B
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
-
SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital
-
Game Silent Hill: Townfall Meluncur 24 September 2026 ke PS5 hingga PC
-
Turnamen Yu-Gi-Oh! World Championship 2026 Resmi Dimulai, Tebar Hadiah Gratis
-
Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air, Lakukan 7 Langkah Ini agar Tidak Mati Total
-
5 HP Android dengan Desain Kamera Boba 3 Mirip iPhone Seri Pro, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium
-
5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026, Performa Monster untuk Gaming hingga Fotografi
-
7 HP OPPO RAM 8GB Terbaru 2026, Baterai Jumbo hingga Layar AMOLED
-
Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial