Jika Anda ragu, periksa apakah Anda dapat mengakses opsi di halaman "Projection Settings." Jika "Wireless Display" belum diaktifkan, semua opsi di halaman tersebut akan terlihat abu-abu.
3. Atur komputer agar "tersedia" untuk melakukan proyeksi dari perangkat lain
Anda dapat mengatur opsi ini melalui menu drop-down pertama di halaman "Projection Settings."
Terdapat dua pilihan yang bisa dipilih:
1. Pertama, "Available Everywhere", yang memungkinkan komputer Anda digunakan sebagai penampil konten dari mana saja dan pada jaringan apa pun.
2. Kedua, "Available everywhere on secure networks", yang membatasi penggunaan komputer sebagai penampil konten hanya saat terhubung ke jaringan yang aman dan terpercaya, seperti jaringan di rumah.
4. Sesuaikan pengaturan lain sesuai keperluan
Halaman "Projection Settings" menawarkan berbagai opsi yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Anda tidak perlu mengubah semua pengaturan, tetapi ada beberapa yang mungkin perlu diubah.
Misalnya, Anda bisa memilih untuk dimintai persetujuan setiap kali ada perangkat yang mencoba menggunakan komputer sebagai penampil konten.
Baca Juga: Xiaomi Rilis CCTV, Air Purifier, dan Monitor Gaming Baru ke Indonesia, Ini Harganya
Selain itu, Anda dapat mengaktifkan permintaan PIN untuk keamanan tambahan, meskipun disarankan untuk menonaktifkan opsi ini.
Di bagian bawah halaman, Anda juga dapat mengatur apakah komputer boleh digunakan sebagai penampil konten saat tidak terhubung ke sumber daya, serta mengubah nama komputer agar lebih mudah ditemukan oleh perangkat lain.
5. Buka aplikasi Connect
Di bagian atas halaman "Projection Settings," Windows menampilkan pengingat untuk menggunakan aplikasi "Connect" saat Anda ingin menjadikan komputer sebagai penampil konten.
Cukup klik pada pengingat tersebut untuk membuka aplikasi. Selanjutnya, Anda dapat menjalankan aplikasi ini kapan saja di komputer Anda dengan menekan tombol Win+P secara bersamaan.
6. Siapkan perangkat kedua (laptop atau ponsel) untuk proyeksi (sumber konten)
Metode menampilkan konten ke laptop bervariasi tergantung pada perangkat yang digunakan untuk mengirim konten, baik itu dari laptop maupun ponsel.
Jika Anda menggunakan komputer, cukup klik kanan pada Notifications Center di sudut kanan bawah, lalu pilih "Connect" dari menu notifikasi yang muncul.
Untuk perangkat Android atau ponsel Windows, pilih "Cast" di panel notifikasi dan cari laptop yang ingin Anda gunakan untuk menampilkan konten dari daftar opsi yang tersedia. Anda juga dapat menemukan opsi "Cast" di pengaturan perangkat Android.
7. Hubungkan ke display laptop
Pilih laptop yang diinginkan dari pilihan yang tersedia di panel proyeksi pada komputer (sebagai perangkat pengirim konten) atau di bagian "Cast" pada ponsel.
Jika laptop yang Anda cari tidak muncul dalam daftar, kemungkinan Anda menggunakan model lama atau laptop tersebut tidak dilengkapi dengan kartu grafis Intel HD.
Namun, Anda masih dapat menghubungkan komputer lain ke laptop tersebut dengan membuka Display Settings dan mengklik "Detect" untuk mencari tampilan nirkabel lain secara manual.
8. Konfirmasikan koneksinya
Pada laptop yang akan digunakan sebagai penampil kedua, berikan persetujuan untuk upaya koneksi dari komputer atau ponsel. Tergantung pada pengaturan yang telah Anda pilih, Anda mungkin dapat melewati langkah ini.
9. Klik kanan desktop untuk memunculkan opsi Display Settings
Pastikan Anda melakukan ini pada komputer yang berisi konten yang ingin ditampilkan di laptop.
10. Pilih Extend desktop to this display di bawah Multiple Displays
Bagian "Multiple Displays" dalam pengaturan tampilan menawarkan beberapa opsi yang hanya akan muncul saat Anda terhubung ke tampilan lain.
Setelah terhubung, pastikan untuk memperluas desktop ke tampilan kedua agar kedua tampilan dapat disesuaikan dengan baik. Kini, Anda sudah siap menggunakan tampilan kedua seolah-olah terhubung melalui koneksi HDMI.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengubah cara kerja Anda dan meningkatkan efisiensi dengan memanfaatkan perangkat yang sudah ada.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti
Berita Terkait
-
Xiaomi Rilis CCTV, Air Purifier, dan Monitor Gaming Baru ke Indonesia, Ini Harganya
-
Nubia Z80 Ultra Segera Rilis: Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Kamera Bawah Layar
-
Asus ProArt P16 Resmi ke RI, Laptop Premium untuk Kreator Harga Mulai Rp 39 Juta
-
Demi Sang Pendiri, Driver Gojek Beri Dukungan ke Nadiem di Sidang Praperadilan Korupsi Laptop
-
8 Rekomendasi Laptop 4 Jutaan RAM Besar dengan Kamera Depan Jernih
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Bukan HP Lipat, Huawei Siapkan Smartphone Layar Lebar Berdesain Anti Mainstream
-
Trailer Beredar, Persona 4 Revival Siap Hadirkan Nostalgia pada 2027
-
Privasi Terancam Saat Ponsel Diservis? Begini Cara Mengaktifkan Repair State di iPhone
-
5 Tablet dengan Chipset Snapdragon Termurah Juni 2026 untuk Produktivitas
-
4 HP POCO Kamera Bagus dan Andal Buat Gaming, Hasil Foto Jernih Performa Ngebut
-
HP Flagship Harga Miring, Redmi K100 Siap Usung Layar 185 Hz dan Chip Kelas Atas
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 10 Juni 2026: Ada Jersey Piala Dunia dan SG2 Golden
-
5 HP Android Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Alternatif iPhone Versi Murah
-
400 Kota Terkoneksi dan 5G Blanket Mulai Digelar, Smartfren Perkuat Dominasi Jaringan
-
AI Fisik Jadi Tren Teknologi Terbesar 2026, Computex Hadirkan Inovasi Robot Masa Depan