-
Bocoran situs ritel Prancis menunjukkan Assassin's Creed Shadows akan hadir di Nintendo Switch 2.
-
Versi fisik game hadir dalam bentuk Game Key Card, bukan kartrid tradisional.
-
Game berlatar Jepang abad ke-16 ini menampilkan dua protagonis: Naoe si shinobi dan Yasuke sang samurai.
Suara.com - Kabar gembira bagi para gamer Nintendo. Penantian akan Assassin's Creed Shadows di konsol genggam Nintendo Switch 2 tampaknya segera berakhir.
Sebuah bocoran terbaru dari situs ritel online Prancis, Auchan, secara tidak sengaja menampilkan daftar penjualan untuk game ini.
Penampakan lengkap dengan sampul kotak dan detail yang sangat spesifik untuk platform Nintendo Switch 2.
Ini bukan sekadar rumor biasa. Halaman produk tersebut secara eksplisit menyebutkan, “Rasakan Assassins Creed Shadows dengan cara yang benar-benar baru dengan Nintendo Switch 2.”
Kehadiran daftar tersebut memperkuat spekulasi yang telah beredar sejak April lalu, ketika nama Switch 2 pertama kali muncul di basis data situs rating PEGI bersamaan dengan judul game.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Ubisoft atau Nintendo, semua petunjuk mengarah pada pengumuman yang tak terhindarkan.
Hal menarik dari bocoran ini adalah format rilisnya. Sampul kotak yang ditampilkan mengonfirmasi bahwa versi fisik Assassin's Creed Shadows akan hadir dalam bentuk Game Key Card.
Artinya, pembeli akan mendapatkan sebuah kotak dengan kode unduhan di dalam, bukan kartrid game tradisional.
Model itu mirip dengan yang diterapkan Ubisoft pada Star Wars Outlaws: Gold Edition, sebuah langkah yang mungkin diambil untuk mengakomodasi ukuran file game yang besar pada perangkat portabel.
Baca Juga: 22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Oktober: Klaim Pemain 112-113 dan Jutaan Koin
Bagi yang belum tahu, Assassins Creed Shadows bakal membawa pemain ke Jepang abad ke-16 pada periode Sengoku yang penuh gejolak.
Game ini memperkenalkan dua protagonis unik: Naoe, seorang shinobi wanita yang lincah, dan Yasuke, seorang samurai Afrika legendaris dengan kekuatan luar biasa.
Keduanya harus menyatukan kekuatan untuk mengungkap konspirasi besar yang mengancam Jepang.
Dengan latar belakang sejarah dan gameplay menjanjikan, potensi untuk memainkan petualangan epik ini di mana saja melalui Nintendo Switch 2 adalah prospek yang sangat menggiurkan.
Meskipun CEO Ubisoft, Yves Guillemot, sebelumnya pernah mengisyaratkan bahwa akan ada “beberapa versi baru” dari game ini yang “akan hadir di mesin lain,” detail pasti masih menjadi misteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
IGRS Kembali Trending, Spoiler Penting Game James Bond 007 First Light Bocor
-
Oppo F33 Pro 5G Muncul di Google Play Console, Bawa RAM 8GB dan Baterai 7000mAh Jelang Rilis
-
5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
-
Andalkan Data Biometrik untuk Tingkatkan Performa, Garmin Ubah Cara Atlet Hybrid Race
-
Kurangi Ketergantungan Snapdragon, Samsung Tambah Porsi Exynos di Galaxy S27
-
vivo Y31d Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Baterai 7000mAh dan 90W FlashCharge
-
Motorola Edge 70 Pro Siap Rilis, Dukung Zoom Optik 3.5X dan Baterai Jumbo
-
Vivo X500 Siap Meluncur September 2026, Bawa Kamera Vlogging Canggih untuk Kreator Konten
-
Apa Itu Awan Cumulonimbus? BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem pada 15-21 April 2026