- Sword of Justice, game MMORPG open world bertema Dinasti Song, akan dirilis global pada 7 November 2025 untuk iOS, Android, dan PC.
- Game ini menawarkan dunia interaktif dengan NPC berbasis AI, sistem edit karakter berbasis teks/gambar, dan gameplay yang bereaksi terhadap aksi pemain.
- Sword of Justice sepenuhnya gratis dimainkan tanpa mekanisme Pay-to-Win, dengan progres karakter berbasis skill dan sistem hadiah yang adil untuk semua pemain.
Suara.com - Perusahaan game NetEase dan ZhuRong Studio resmi mengumumkan tanggal peluncuran Sword of Justice. Game genre MMORPG ini bakal diluncurkan secara global pada 7 November 2025 mendatang.
Sword of Justice adalah game MMORPG open world gratis yang memungkinkan pemain untuk menciptakan kisah mereka sendiri di dunia yang terinspirasi oleh budaya Timur.
"Game ini akan tersedia di perangkat Android dan iOS, serta PC melalui Steam dan Windows, dengan dukungan cross-platform," kata NetEase dalam siaran pers, dikutip Rabu (22/10/2025).
Sinopsis Sword of Justice
Sword of Justice adalah game MMORPG fantasi dengan latar dunia yang terinspirasi dari Dinasti Song Utara pada abad ke-12 di China. Dalam Sword of Justice, pemain dapat merasakan petualangan epik di Negeri Tirai Bambu.
"Kamu bisa jadi siapa pun, mulai dari seorang prajurit tangguh, petualang pemberani, pengrajin terampil, atau seorang sosialita yang suka bermain peran dengan pemain lain. Legendamu milikmu, bentuk dan ciptakan sesuai keinginanmu sendiri!" lanjut NetEase.
Sword of Justice menawarkan dunia yang luas dan terbuka, dipenuhi dengan musuh untuk dikalahkan dan rahasia untuk diungkap. Ada kota-kota ramai yang dipenuhi dengan pemain dan NPC yang saling berinteraksi.
NPC-NPC ini didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI), memberikan mereka kepribadian dan memori unik, sehingga mereka dapat mengingat interaksi sebelumnya dan merespons secara real-time.
Selain itu dunia Sword of Justice bakal bereaksi terhadap semua pemain, memungkinkan gamers untuk membentuk cerita sendiri di dunia bela diri.
Pemain di negara Asia Tenggara yang ingin mendesain protagonis impian mereka sebelum peluncuran dapat memanfaatkan kembali event Cloud Face Edit di Sword of Justice.
Baca Juga: Penantian 13 Tahun Berakhir, Ninja Gaiden 4 Resmi Rilis dengan Kisah Ikonis
Dengan memanfaatkan teknologi AI, pemain dapat mengedit penampilan karakter mereka hanya dengan perintah berupa teks atau gambar. Setelah puas dengan hasilnya, mereka dapat menyimpannya untuk digunakan ke versi rilis penuh Sword of Justice.
Sword of Justice pun sepenuhnya Free-to-Play, dengan progres karakter yang berfokus pada skill gameplay. Hal ini dikarenakan ada batas atribut yang ketat dan reset musiman.
Di Sword of Justice, perkembangan karakter terhubung dengan sistem Converging Path. Sehingga pemain akan selalu mendapatkan hadiah utama yang sama, baik pemain kasual maupun yang main saat luang atau juara PvP yang fanatik.
"Tidak ada mekanisme Pay-to-Win dalam game ini! Di Sword of Justice, pemain tidak perlu mengeluarkan uang untuk menikmati seluruh fitur utama dalam game ini," jelas NetEase.
Berita Terkait
-
Penantian 13 Tahun Berakhir, Ninja Gaiden 4 Resmi Rilis dengan Kisah Ikonis
-
Review Novel Doki-Doki Game: Start!, Eksekusi Plot dalam Bentuk Permainan
-
Baru Rilis, Game Jurassic World Evolution 3 Dapat Review Positif
-
Salah Satu Seri Game Angry Birds Gagal, Rovio PHK Puluhan Karyawan
-
24 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Oktober: 26 Ribu Gems dan Paket 111-113 Menanti
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 April 2026: Amankan Vini dan Saliba, Head to Head Terus Menang
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 25 April 2026: Klaim Bundle Gintama dan Diamond, Dijamin Anti Zonk
-
Terpopuler: 5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik hingga Rekomendasi HP Motorola Kamera Bagus
-
5 HP Snapdragon 8 Gen 3 Terbaik dengan Layar AMOLED untuk Game Terbaru
-
7 HP Oppo Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Kamera dan Performa Bagus
-
Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO
-
Redmi Note 13 RAM 8 Harganya Berapa? Cek Daftar Harga HP Xiaomi Tipe Ini 2026
-
5 HP OPPO Reno Termurah April 2026, Kamera Paling Jernih untuk Tipe Mid-Range
-
Bocoran Xiaomi 17 Fold: Pakai Chipset Xring O3, Siap Jadi HP Lipat Paling Canggih 2026?
-
Acer Edu Summit 2026: Inovasi AI Ubah Cara Belajar, Ini Teknologi dan Strategi Pendidikan Masa Depan