-
Indosat, Nokia, dan NVIDIA meresmikan AI-RAN Research Center di Surabaya sebagai pusat inovasi jaringan AI pertama di Asia.
-
Pusat ini membangun AI Grid dan mengoptimalkan jaringan 5G, sambil mengembangkan talenta digital Indonesia.
-
Kolaborasi ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pencipta teknologi AI dan mendukung transformasi digital nasional
Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), bersama Nokia dan NVIDIA, resmi membuka AI-RAN Research Center di Surabaya, sebuah pusat inovasi jaringan Radio Access Network (RAN) berbasis kecerdasan buatan (AI).
Pusat ini menjadi yang pertama di Asia yang memadukan keahlian global dan jaringan komersial lokal untuk menghadirkan AI lebih dekat ke pengguna.
Mengusung tema “AI oleh orang Indonesia, untuk Indonesia”, infrastruktur AI-RAN ini terhubung langsung dengan Sovereign AI Factory milik Indosat dan menggunakan platform akselerasi komputasi canggih dari NVIDIA serta teknologi RAN dari Nokia.
Pusat ini bertujuan membangun AI Grid, fondasi untuk menghadirkan AI di seluruh jaringan 5G terdistribusi di Indonesia.
Vikram Sinha, CEO Indosat, menekankan dampak langsung inovasi ini bagi masyarakat.
Menurutnya, di saat konektivitas berpadu dengan komputasi, maka lahirlah kecerdasan yang dihadirkan secara langsung di jaringan, dengan tetap menjaga kedaulatan data.
"Bersama Nokia dan NVIDIA, kami membangun landasan bagi pertumbuhan berbasis AI untuk memperkuat masa depan digital Indonesia," ucapnya dalam keterangan resminya, Kamis (13/11/2025).
AI-RAN Research Center fokus pada optimasi jaringan nirkabel berbasis AI untuk meningkatkan performa, efisiensi energi, dan skalabilitas.
Selain itu, pusat ini juga akan menjadi ruang pengembangan talenta digital, mempersiapkan generasi baru spesialis AI dan telekomunikasi melalui eksperimen langsung dan program pembelajaran praktis.
Baca Juga: Microsoft Mau 500 Ribu Orang Indonesia Melek Teknologi AI di 2026
Ronnie Vasishta, Senior VP of Telecom NVIDIA, menambahkan, infrastruktur AI-RAN yang didukung NVIDIA dan Nokia menandai dimulainya era baru inovasi berbasis AI bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.
"Ini mengubah cara jaringan nirkabel dibangun dan dijalankan, agar bisa memberikan kinerja dan efisiensi lebih baik di era AI," katanya.
Sementara itu, Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia, menegaskan, dengan menggabungkan teknologi RAN unggulan dari Nokia, komputasi akselerasi NVIDIA, dan keahlian operasional Indosat, pihaknya menunjukkan bagaimana AI dapat sungguh-sungguh mengubah kinerja dan kecerdasan jaringan telekomunikasi, sekaligus membangun fondasi yang kuat bagi masa depan digital Indonesia.
Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, menyatakan bahwa kolaborasi ini memperkuat kedaulatan digital nasional.
"Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan mitra global seperti Indosat, Nokia, dan NVIDIA menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi AI," ungkapnya.
AI-RAN Research Center diproyeksikan membuka peluang baru di berbagai sektor, dari pendidikan hingga pertanian presisi, serta mempercepat transformasi digital Indonesia menuju era jaringan AI-native.
Berita Terkait
-
Tiga Bulan Diluncurkan, Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat Blokir Lebih dari 200 Juta Panggilan
-
AI Tak Menggantikan Manusia tapi Membuat Lebih Manusiawi
-
Bos Nvidia Jensen Huang Beri Peringatan Penting soal AI ke Barat!
-
Perang Dagang Makin Panas! Amerika Serikat Resmi Larang Chip Nvidia ke China
-
Studio Jepang Desak OpenAI Hentikan Penggunaan Konten Anime di Sora 2, Kenapa?
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta
-
6 Pilihan HP Baru Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok Buat Pelajar Anti Lemot
-
4 Pilihan HP Samsung Baterai Jumbo Mulai Rp2 Jutaan, Awet Dipakai Seharian
-
6 HP Rp2 Jutaan yang Tahan Banting: Performa Oke, Aman Dipakai Harian
-
Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI
-
3 Cara Mengunci Aplikasi di HP OPPO untuk Menjaga Privasi Data Anda
-
Mengenal Fitur Aplikasi The White House yang Dirilis Donald Trump, Tapi Picu Kecaman
-
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
-
61 Kode Redeem FF 30 Maret 2026: Klaim Skin Gratis Sebelum Mega Update OB53 Tema Air
-
36 Kode Redeem FC Mobile 30 Maret 2026: Bocoran TOTS OVR 119 Rilis, Borong Pemain Gratisnya