- Capcom mengembangkan entri utama baru Dead Rising dengan kembalinya Frank West.
- Setting baru berlangsung di studio film Hollywood dengan konsep lokasi tertutup seperti game pertama.
- Capcom menghidupkan kembali IP lama, menyiapkan sekuel setelah keberhasilan remaster Dead Rising.
Suara.com - Dead Rising merupakan salah satu judul dalam 10 game terlaris milik Capcom. Dengan penjualan belasan juta kopi setelah meluncur, tentu seri Dead Rising memiliki banyak penggemar.
Setelah penantian panjang, para pecinta game aksi zombie Open World akhirnya bisa bernapas lega.
Sebuah kabar besar datang dari Capcom: sang protagonis ikonik, Frank West, dipastikan kembali beraksi.
Ini bukan sekadar remaster atau remake, melainkan sebuah entri utama baru yang menjanjikan formula klasik dengan sentuhan segar.
Setelah Dead Rising 4 yang mendapat respons beragam pada 2016, banyak yang mengira waralaba ini telah mati, namun Capcom tampaknya siap membangkitkannya kembali dari kubur.
Menurut bocoran yang beredar luas dan telah dikonfirmasi oleh beberapa sumber, sekuel bakal membawa Frank West ke lokasi yang tak terduga: Hollywood.
Mengutip GameRant, latar utamanya adalah sebuah "studio film yang sangat besar dan tertutup", tempat seorang sutradara gila memaksa Frank dan penyintas lainnya untuk melalui berbagai cobaan demi merekam 'filmnya yang sempurna'.
Konsep ini terdengar seperti sebuah pembalikan ke akar serial yang berfokus pada lokasi terkepung padat.
Itu mirip dengan mal di game pertama. Kembalinya fitur kamera ikonik Frank West dan mekanisme penyelamatan penyintas juga menjadi kabar gembira yang menandakan Capcom mendengar keinginan para penggemar.
Baca Juga: Ambisi Game Arab Saudi Terancam? PIF Dilaporkan Hadapi Masalah Usai Caplok EA
Langkah itu sejalan dengan strategi Capcom untuk "mengaktifkan kembali IP yang tidak aktif".
Perusahaan telah menunjukkan kesuksesan dengan formula ini, seperti yang terlihat pada kebangkitan Onimusha dan Okami.
Kehadiran Dead Rising Deluxe Remaster tahun lalu juga seakan menjadi pemanasan yang sempurna.
Salah satu ulasan bahkan menyebut remaster tersebut sebagai "persiapan yang sempurna untuk sekuel baru".
Meskipun detail perilisan masih jauh dari kepastian, prospek untuk kembali membantai ribuan zombie dengan senjata-senjata aneh khas Frank West di tengah gemerlapnya dunia perfilman jelas sangat menarik.
Kombinasi antara humor gelap, kreativitas dalam merakit senjata, dan atmosfer horor di game Open World yang unik membuat Dead Rising selalu memiliki tempat spesial di hati gamer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Redmi Buds 8 Lite Rilis Global: TWS Harga Murah Meriah dengan ANC, Siap ke Indonesia
-
55 Kode Redeem FF Terbaru 16 Januari 2026: Raih Gojo Arrival dan Tsukamoto Backpack
-
Rumor Nintendo Switch 2 Pro OLED, Kode Misterius Muncul di Situs Resmi
-
3 HP Infinix RAM 12 GB Mulai Rp2 Jutaan: Performa Kencang, Harga Ramah di Kantong
-
Menanti Vivo X200T, HP Flagship Harga Miring dengan Skor AnTuTu Tinggi
-
Apa Itu VPN dan Bagaimana Cara Menggunakannya? Tak Hanya untuk Buka Situs yang Diblokir
-
Penampakan Sophie Turner sebagai Lara Croft Beredar, Penggemar Tomb Raider Terpukau
-
Kata Baban Usai Raih Piala di Free Fire Awards 2025, Konsistensi Jadi Kunci Kesuksesan
-
Xiaomi Pastikan REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Hadir di Indonesia
-
Netzme Dorong Digitalisasi UMKM Lewat QRIS TAP di NumoFest 2026