-
Elon Musk menggratiskan layanan Starlink untuk membantu wilayah Sumatra yang terdampak banjir.
-
Ia merupakan orang terkaya dunia per Desember 2025 dengan kekayaan ratusan miliar dolar AS.
-
Musk memimpin banyak perusahaan teknologi besar seperti SpaceX, Tesla, X, Neuralink, dan xAI.
Suara.com - Elon Musk diketahui menggratiskan internet satelit Starlink saat Sumatra dilanda banjir. Tentu banyak orang penasaran mengenai profil dan jumlah harta Elon Musk.
Sebagai informasi, Elon Musk masuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes dan Bloomberg Billionaires Index.
Pada daftar 10 besar, Elon Musk menempati urutan teratas yang berarti ia adalah orang terkaya di muka Bumi per Desember 2025.
Perlu diketahui, Starlink menuai banyak respons positif dari netizen usai mereka menggratiskan layanan internet pada wilayah yang terdampak banjir di Sumatra.
"Tanggap Banjir Indonesia. Bagi mereka yang terdampak banjir parah di Indonesia, Starlink menyediakan layanan gratis bagi pelanggan baru dan lama hingga akhir Desember 2025. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk segera membangun terminal dan memulihkan konektivitas ke wilayah-wilayah yang paling terdampak di Sumatera," ungkap Starlink.
Sedikit informasi, banjir serta tanah longsor di wilayah Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat mengakibatkan lebih dari 400 orang meninggal dunia.
Musibah tersebut juga menuai perhatian masyarakat internasional, termasuk Elon Musk.
Orang terkaya di dunia itu mengaku tak ingin mendapat keuntungan di wilayah yang terdampak banjir.
Starlink yang berbasis jaringan satelit diketahui mampu menjangkau wilayah terpencil, termasuk pelosok hutan hingga lautan.
Baca Juga: Sinyal Mati 4 Hari, Polri Pasang Starlink Buka Jalur Komunikasi Warga Terisolasi di Wilayah Bencana
"Kebijakan standar SpaceX adalah menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di suatu tempat di dunia. Bukan sebuah kebenaran apabila kita mengambil untung dari musibah," cuit Elon Musk.
Jumlah Harta Elon Musk
Elon Musk dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang teknologi. Ia merupakan CEO sekaligus pendiri SpaceX (perusahaan antariksa) serta Tesla (produsen mobil listrik).
Deretan perusahaan di bawah naungan Elon Musk mencakup X (media sosial), xAI, Neuralink (perusahaan neuroteknologi), Starlink, dan Boring Company.
Menurut Forbes, jumlah harta Elon Musk per 1 Desember 2025 adalah sebesar 482,5 miliar dolar AS atau Rp 8.021 triliun (kurs Rp 16.625).
Berkat harta yang begitu jumbo, Elon Musk membeli media sosial Twitter dan mengubah namanya menjadi X pada 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama