- Google sedang mengembangkan kemampuan multitasking untuk Gemini di Android, mengatasi hilangnya konteks saat beralih aplikasi.
- Saat ini, overlay Gemini menghilang dan menghapus percakapan jika pengguna keluar dari layar aplikasi tersebut.
- Indikasi fitur baru ditemukan pada Google App beta versi 16.51.52.sa.arm64, memungkinkan pengguna melanjutkan sesi Gemini.
Suara.com - Google tampaknya siap menghilangkan salah satu keluhan terbesar pengguna Gemini di Android.
Asisten AI ini dilaporkan akan segera mendapatkan kemampuan multitasking, memungkinkan pengguna tetap bekerja di aplikasi lain tanpa harus mengulang permintaan dari awal.
Saat ini, pengalaman menggunakan overlay Gemini masih terasa kaku.
Ketika pengguna memanggil Gemini lewat kata kunci “Google” atau dengan menekan lama tombol daya, layar seolah terkunci pada Gemini.
Begitu latar belakang disentuh, overlay langsung menghilang—dan saat dibuka kembali, semua percakapan dimulai dari nol.
Akibatnya, pengguna tak bisa bolak-balik antara Gemini dan aplikasi lain yang sedang digunakan. Satu-satunya solusi adalah memakai aplikasi Gemini secara penuh, bukan versi overlay.
Namun, kondisi tersebut tampaknya akan segera berubah. Google diketahui tengah mengembangkan perilaku baru Gemini yang membuat overlay-nya jauh lebih ramah untuk multitasking.
Dalam versi beta Google App 16.51.52.sa.arm64, ditemukan indikasi bahwa pengguna nantinya dapat meninggalkan overlay Gemini sementara waktu tanpa kehilangan konteks atau posisi awal permintaan.
Artinya, pengguna bisa berpindah ke aplikasi lain, misalnya membuka email, chat, atau browser, lalu kembali ke Gemini dan melanjutkan interaksi yang sama, tanpa harus mengulang dari awal.
Baca Juga: Akhirnya Bisa Ganti Alamat Gmail! Google Uji Fitur yang Sudah Lama Dinanti Pengguna
Temuan ini pertama kali dilaporkan oleh Android Authority, Sabtu (27/12/2025).
Meski fitur tersebut belum aktif untuk publik, Google disebut sedang memoles ulang cara kerja overlay Gemini agar lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan multitasking pengguna Android.
Jika benar-benar dirilis, perubahan ini akan membuat Gemini tak lagi terasa sebagai gangguan, melainkan asisten AI yang bisa menemani aktivitas tanpa memaksa pengguna berhenti dari pekerjaan utama mereka.
Dengan pembaruan ini, Gemini berpotensi menjadi asisten AI Android yang benar-benar kontekstual dan efisien, bukan hanya pintar menjawab, tetapi juga paham cara bekerja bersama penggunanya.
Kini tinggal menunggu waktu, kapan Google akan resmi membuka fitur ini untuk semua orang.
Berita Terkait
-
Percakapan AI Pengguna Diduga Dijual Lewat Ekstensi Browser
-
LG Hadirkan Solusi Display dan HVAC Berbasis AI dan Hemat Energi, Demi Genjot Sektor B2B
-
Google Menyiapkan Disco, Peramban Eksperimental Berbasis AI untuk Ciptakan Aplikasi Web Instan
-
Prototipe CS AI Robot Pertama Hadir, Karya Anak Bangsa
-
Palo Alto Networks Perkenalkan Cortex AgentiX: Tenaga AI Canggih Siap Merevolusi Keamanan Siber
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
4 HP Redmi Terbaik 2026 Menurut Reviewer Gadget untuk Multitasking hingga Gaming
-
Update Harga HP Samsung Juli 2026, dari Seri Termurah hingga Flagship
-
25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
-
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
-
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru
-
JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports
-
Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium
-
Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z
-
Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi
-
4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo