- POCO M8 5G akan segera dirilis di Asia, termasuk India dan Indonesia, dengan skor AnTuTu 825.000 poin.
- Perangkat ini ditenagai Snapdragon 6 Gen 3, RAM 8 GB yang dapat diperluas virtual, dan HyperOS 2.
- Ponsel tersebut diprediksi memiliki layar AMOLED 6,77 inci 120Hz dan baterai 5.520 mAh 45W.
Suara.com - Xiaomi bersiap meluncurkan POCO M8 5G ke pasar Asia termasuk India dan Indonesia. Menjelang perilisan, skor AnTuTu POCO M8 5G terungkap ke publik.
Melalui e-commerce Flipkart, perusahaan mengklaim bila skor AnTuTu POCO M8 5G mampu menembus 825.000 poin.
Itu merupakan pengujian melalui platform AnTuTu versi 11. Soal jeroan, POCO M8 5G bakal mengandalkan Snapdragon 6 Gen 3 dengan RAM 8 GB.
Perusahaan juga menyiapkan fitur virtual RAM sehingga kapasitas total RAM menjadi 16 GB.
Menurut poster resmi, POCO M8 5G diklaim menawarkan performa 83 persen lebih kencang dibanding generasi pendahulu, POCO M7 5G.
Sebagai pengingat, POCO M7 5G (6GB/128GB) debut pertama kali di India dengan harga 10 ribu rupee atau Rp1,9 juta.
Harga POCO M8 5G diprediksi tak berbeda jauh, berkisar Rp1,9 juta hingga Rp2 jutaan.
Itu artinya POCO M8 5G bakal menjadi salah satu HP murah anyar pada Q1 2026.
Kembali membahas skor AnTuTu, perangkat dengan Snapdragon 6 Gen 3 juga mencakup Motorola Moto G75 5G, Samsung Galaxy A36 5G, dan Redmi Note 15 5G.
Baca Juga: HP Murah dengan Dimensity 7100 Bakal Masuk ke Indonesia, Apa Saja Fiturnya?
Smartphone mempunyai rata-rata skor antara 570 ribu hingga 630 ribu poin pada AnTuTu versi 10.
POCO M8 5G memakai AnTuTu versi 11 sehingga skor performa kemungkinan lebih tinggi.
Sebelum ini, nomor model 25118PC98G telah terdeteksi di BIS, TKDN, TDRA, dan NBTC. Hal tersebut sebagai pertanda bila POCO M8 5G bersiap ke pasar India, Indonesia, UEA, dan Thailand.
Prediksi Fitur POCO M8 5G
Jantung pacu POCO M8 dipercayakan pada chipset menengah terjangkau Qualcomm, Snapdragon 6 Gen 3, yang dipadukan dengan RAM 8 GB.
Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini akan langsung menjalankan HyperOS 2 berbasis Android 15.
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Dijamin Awet Hingga 5 Tahun!
-
Chipset Redmi Turbo 5 Series Terungkap: Diprediksi Pakai Dimensity 8500 dan 9500e
-
10 HP Android Terkencang Versi AnTuTu Desember 2025: Red Magic dan iQOO Bersaing Ketat
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Paling Worth It di Tahun 2026, Spek Gak Kaleng-kaleng
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut