- Telkomsel merilis *whitepaper* berisi lonjakan trafik data Ramadan 2025, terutama saat sahur, zuhur, dan jelang berbuka puasa.
- Engagement pelanggan melonjak 112 persen; media sosial, belanja *online*, dan layanan digital tumbuh signifikan selama periode tersebut.
- Audiens konversi tertinggi adalah Muslim Milenial (39%) yang dominan di Jawa Barat, mengindikasikan pentingnya strategi *omni-channel*.
Suara.com - Telkomsel mengungkap lonjakan trafik data yang signifikan selama Ramadan 2025, terutama pada jam-jam krusial seperti sahur, zuhur, hingga jelang berbuka puasa.
Fakta ini dirangkum Telkomsel melalui unit Telkomsel Enterprise dalam whitepaper bertajuk “DigiAds Ramadan Insight 2026: Weaving Threads of Impact to Win Ramadan”.
Whitepaper tersebut disusun sebagai panduan berbasis data bagi brand dan pelaku bisnis agar mampu merancang kampanye Ramadan yang lebih relevan, presisi, dan berdampak di tengah perilaku konsumen digital yang kian dinamis.
Berdasarkan analisis Ramadan 2025, Telkomsel mencatat engagement pelanggan melonjak hingga 112 persen dibandingkan hari biasa.
Peningkatan ini ditopang oleh pertumbuhan aktivitas media sosial yang naik 3 persen secara tahunan (YoY), belanja online meningkat 8 persen YoY, serta layanan keuangan digital yang juga tumbuh 8 persen YoY.
“Ramadan 2025 menunjukkan bahwa trafik digital pelanggan Telkomsel meningkat sangat signifikan di momen-momen tertentu. Bahkan pada waktu sahur, aktivitas digital melonjak lebih dari 87 persen dibanding hari normal,” ujar VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya, dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
Micro-Moments Penentu Trafik Digital
Telkomsel menilai masih banyak brand yang belum optimal memanfaatkan waktu beriklan, padahal Ramadan memiliki micro-moments dengan puncak trafik yang sangat jelas.
Whitepaper ini merekomendasikan tiga waktu terbaik untuk menjangkau audiens:
Baca Juga: 7 Cara Mengamankan Akun Instagram dari Hacker, Solusi Aman dari 'Serangan Reset Password'
- Sahur (03.00–05.00 WIB) - Aktivitas digital melonjak lebih dari 87 persen, sementara trafik TV meningkat lebih dari 88 persen.
- Zuhur (11.00–14.00 WIB) - Terjadi lonjakan signifikan pada aktivitas browsing dan akses media sosial.
- Menjelang Buka Puasa (16.00–19.00 WIB) - Menjadi waktu dengan engagement tertinggi untuk belanja online dan konsumsi hiburan digital.
“Kekuatan kampanye bukan hanya soal seberapa luas pesan disampaikan, tetapi seberapa relevan dan bermakna pesan tersebut bagi audiens di momen yang tepat,” tegas Arief.
Profil Audiens dengan Konversi Tertinggi
Dari analisis 8,7 juta klik dan tap kampanye Ramadan 2025, Telkomsel memetakan audiens dengan tingkat konversi tertinggi.
Sebanyak 94 persen merupakan konsumen beragama Islam, didominasi oleh kalangan Milenial (39 persen), Gen X (29 persen), dan Gen Z (23 persen).
Secara geografis, konsentrasi audiens terbesar berada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara.
Dari sisi perilaku digital, 58 persen aktif di media sosial, 17 persen rutin berbelanja online, dan 14 persen merupakan pengguna layanan keuangan digital.
Berita Terkait
-
Bagaimana Data CPI dan Level JISDOR Menentukan Pengaturan Perdagangan IDR Mingguan
-
Telkomsel Rombak Jajaran Direksi, Lionel Chng Resmi Jabat Direktur Marketing
-
Indosat Catatkan 5 Aplikasi Paling Boros Data di Liburan Nataru
-
10 Pilihan Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan Januari 2026
-
Komdigi: Registrasi Kartu SIM dengan Data Wajah Diterapkan Bertahap
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra