- Acer Indonesia sukses mengumpulkan lebih dari 3 ton limbah elektronik melalui program "Kelola e-Waste, Sayangi Bumi" 2025.
- Sebagai dampak lanjutan, Acer melanjutkan aksi lingkungan dengan menanam total 2.000 pohon di Bogor dan lokasi lain.
- Program ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak dan mencakup edukasi lingkungan bagi 250 siswa sekolah sejak dini.
Suara.com - Acer Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan.
Melalui gerakan “Kelola e-Waste, Sayangi Bumi”, Acer berhasil mengumpulkan lebih dari 3 ton limbah elektronik (e-waste), melampaui target awal sebesar 2 ton.
Tak berhenti di situ, Acer juga melanjutkan aksinya dengan menanam 2.000 pohon sebagai kontribusi nyata dalam pemulihan ekosistem dan pengurangan jejak karbon.
Penutupan program ini dilakukan di Bogor, Minggu (19/1/2026), sekaligus menjadi penanda keseriusan Acer dalam menjawab tantangan pengelolaan limbah elektronik yang kian kompleks di era digital.
President Director Acer Indonesia, Leny Ng, menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian dari nilai inti perusahaan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Bagi Acer Indonesia, keberlanjutan bukan sekadar program, melainkan panggilan dan komitmen untuk bertindak. Setiap perangkat e-waste yang terkumpul dan setiap pohon yang ditanam membawa harapan bagi lingkungan yang lebih baik,” ujar Leny Ng dalam keterangan resminya, Selasa (20/1/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan mengumpulkan lebih dari 3 ton e-waste hingga terlaksananya penanaman ribuan pohon merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
“Keberhasilan ini lahir dari kepedulian dan kolaborasi dengan banyak pihak. Kami percaya ketika teknologi, tanggung jawab, dan kepedulian berjalan bersama, kita tidak hanya melindungi alam hari ini, tetapi juga mewariskan masa depan bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Kolaborasi Luas, Pengelolaan e-Waste Bertanggung Jawab
Baca Juga: Acer Dobrak Standar Wi-Fi 7 dan 5G Lewat Lini Jaringan Terbaru Predator dan Connect
Gerakan “Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” berlangsung sejak 14 Oktober hingga 31 Desember 2025, melibatkan partisipasi aktif dari internal Acer Indonesia Group, sekolah dan madrasah, mitra bisnis, hingga masyarakat umum.
Seluruh e-waste yang terkumpul kemudian diserahkan kepada mitra pengelola resmi, guna memastikan proses daur ulang dan pemusnahan dilakukan secara aman, bertanggung jawab, serta sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan regulasi lingkungan yang berlaku.
Langkah ini dinilai penting mengingat limbah elektronik mengandung material berbahaya yang dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan benar.
Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Tak hanya fokus pada pengumpulan e-waste, Acer Indonesia juga menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
Melalui pelatihan bertajuk “Dari Sampah Elektronik, Jadi Aksi Heroik”, Acer melibatkan 250 siswa dari lima sekolah dan madrasah.
Berita Terkait
-
Acer Swift Air 16 Hadir dengan AMD Ryzen AI, Layar AMOLED, dan Desain Tipis
-
IFA 2025: Acer Perluas Lini Tablet Iconia AI dan Monitor OLED 280Hz Siap Manjakan Mata
-
IFA 2025: Acer Hadirkan Laptop Bisnis TravelMate X14 AI dan 3 Proyektor Laser Vero Ramah Lingkungan
-
IFA 2025: Acer Pamer Jajaran Terbaru, Predator Helios 18P AI Jawab Tantangan Hybrid Lifestyle
-
5 Rekomendasi Laptop Gaming Harga di Bawah 10 Juta, Tetap Gahar Meski Ramah di Kantong
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam
-
Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah
-
68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain
-
Tablet Murah Rp2 Jutaan Anyar, Redmi Pad 2 SE 4G Andalkan Chipset Snapdragon Mumpuni
-
Jabra Luncurkan Headset AI dan Video Conference Canggih untuk Kerja Hybrid 2026
-
Profil John Ternus: CEO Apple Anyar Pengganti Tim Cook Dikenal Sebagai Sosok 'Inovator'
-
Transformasi Supply Chain Berbasis Data, Cara Baru Tingkatkan Efisiensi dan Kurangi Risiko
-
Bocoran Motorola Razr 70 Ultra: Upgrade Baterai Jadi Senjata Utama Lawan Samsung?
-
3 Keunggulan POCO M8s 5G, HP Murah dengan Layar 144 Hz dan Baterai 7.000 mAh