- Redmi biasa menargetkan pasar entry-level dengan harga sekitar Rp1 jutaan.
- Hal itu berbeda dengan Redmi Note di kelas menengah.
- Redmi Note unggul dengan panel layar AMOLED dan performa *chipset* lebih bertenaga.
Sementara itu, seri Redmi biasa biasanya masih menggunakan panel LCD IPS. Meski kualitasnya sudah cukup baik untuk harian, kecerahan dan akurasi warnanya tentu tidak seindah panel AMOLED pada seri Note.
Bezel atau bingkai layar pada Redmi biasa juga cenderung lebih tebal dibanding Redmi Note yang lebih modern.
3. Performa Dapur Pacu (Chipset)
Bagi para gamers, poin ini adalah penentu utama. Redmi Note Series selalu dibekali dengan chipset yang lebih bertenaga, baik dari keluarga Snapdragon seri 6 atau 7, maupun MediaTek Dimensity seri terbaru.
Ini membuat Redmi Note sanggup menjalankan game berat seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile dengan pengaturan grafis yang lebih tinggi.
Redmi biasa umumnya menggunakan chipset kelas bawah seperti seri MediaTek Helio G-series yang dioptimalkan untuk efisiensi daya dan penggunaan aplikasi harian seperti WhatsApp, media sosial, dan browsing.
Untuk multitasking berat, Redmi Note jelas jauh lebih unggul karena kapasitas RAM-nya pun biasanya lebih besar.
4. Kemampuan Kamera dan Fitur Fotografi
Xiaomi sering menjadikan Redmi Note sebagai ajang "pamer" teknologi kamera. Tidak jarang kita melihat Redmi Note dibekali sensor utama 108 MP hingga 200 MP.
Baca Juga: Xiaomi Umumkan Tanggal Peluncuran Redmi Note 15 Series di Pasar Indonesia
Selain itu, lensa pendukungnya lebih lengkap, mulai dari ultrawide (untuk foto pemandangan lebar) hingga lensa makro.
Berbeda dengan Redmi biasa yang fitur kameranya lebih sederhana. Meski resolusi kameranya kini sudah mulai besar (50 MP), namun pengolahan gambarnya tidak seakurat seri Note.
Selain itu, fitur pendukung seperti stabilisasi video (EIS) dan mode malam biasanya lebih optimal di seri Redmi Note.
5. Kecepatan Pengisian Daya (Fast Charging)
Redmi Note Series unggul jauh dengan teknologi pengisian cepat (fast charging) mulai dari 33W, 67W, bahkan hingga 120W pada varian Pro. Mengisi daya baterai 5000mAh hanya butuh waktu 20-40 menit saja.
Sedangkan Redmi biasa umumnya hanya dibekali pengisian daya standar 10W atau 18W. Ini berarti Anda membutuhkan waktu lebih lama (bisa lebih dari 1,5 jam) untuk mengisi baterai hingga penuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
-
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
Terkini
-
Oppo Find N6 Siap Debut, Jadi HP Lipat Pertama 2026?
-
Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: ONIC Tersingkir, Alter Ego Main Jam Berapa?
-
Xiaomi Bongkar Strategi Hadapi Krisis Chipset: Its Only Obstacles
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Januari: Ada Icon Legendaris 115-117 dan Draf Voucher
-
Daftar Harga HP Tecno dan Itel Januari 2026, Murah Meriah Spek Dewa
-
Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?
-
5 Rekomendasi Plugin TheoTown Tema Indonesia untuk Bangun Kota Estetik
-
7 Aplikasi Edit Video Tanpa Watermark dan Gratis untuk Konten Kreator
-
Perombakan Besar, Ubisoft Batalkan Proyek Game Prince of Persia Remake
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 23 Januari: Klaim Bundel Asphalt, Groza Yuji, dan Item Sukuna