- Segera matikan internet untuk memutus akses peretas ke data pribadi ponsel.
- Hapus aplikasi mencurigakan dan putus tautan perangkat asing di akun WhatsApp.
- Ganti kata sandi perbankan dan hubungi call center jika ada transaksi ilegal.
Suara.com - Modus penipuan melalui WhatsApp kini semakin beragam, mulai dari file APK berkedok undangan pernikahan digital, foto paket kurir, hingga surat tagihan pajak yang dikirimkan dalam format PDF palsu.
Masalahnya, orang tua sering kali menjadi target empuk dari penipuan melalui WhatsAppa karena kurangnya literasi digital.
Jika orang tua tidak sengaja mengklik link atau mengunduh file mencurigakan tersebut, data pribadi hingga saldo di rekening bank bisa terancam dikuras habis oleh pelaku phising.
Namun, Anda jangan panik ketika tahu orang tua terlanjur mengklik link penipuan tersebut.
Berikut ini, langkah darurat yang bisa dilakukan jika orang tua terlanjut klik link penipuan di WhatsApp.
1. Segera Matikan Koneksi Internet
Langkah pertama dan paling utama adalah memutuskan koneksi internet segera di ponsel, baik paket data seluler atau WiFi.
Mematikan internet bertujuan untuk menghentikan proses kerja malware atau script jahat yang mencoba mengirimkan data pribadi dari ponsel ke server peretas.
Langkah ini adalah cara tercepat untuk memutus akses peretas sebelum mereka melangkah lebih jauh.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Ibu-Ibu yang Lincah dan Gesit, Mulai Rp60 Jutaan
2. Cek dan Hapus Aplikasi Asing yang Baru Terpasang
Setelah internet mati, segera masuk ke pengaturan aplikasi.
Periksa apakah ada aplikasi baru yang tiba-tiba muncul padahal Anda tidak merasa mengunduhnya.
Penipu biasanya menggunakan link tersebut untuk memasang aplikasi pengintip atau spyware.
Jika menemukan aplikasi mencurigakan, segera uninstall atau hapus permanen aplikasi tersebut.
Jangan lupa cek izin aplikasi lainnya untuk memastikan tidak ada akses berlebih ke kontak atau SMS.
Berita Terkait
-
Apa Agama Ranty Maria yang Menikah dengan Rayn Wijaya di Bali? Simak Profil Lengkapnya
-
Kasus Penipuan Eks Karyawan Fuji Resmi Disidik, Diduga Tak Bekerja Sendiri?
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis
-
Bareskrim Bongkar Borok Dana Syariah Indonesia: Proyek Fiktif Jerat 15.000 Investor
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim