Tekno / Tekno
Selasa, 27 Januari 2026 | 18:19 WIB
Ilustrasi WhatsApp. (Pexels)
Baca 10 detik
  • Segera matikan internet untuk memutus akses peretas ke data pribadi ponsel.
  • Hapus aplikasi mencurigakan dan putus tautan perangkat asing di akun WhatsApp.
  • Ganti kata sandi perbankan dan hubungi call center jika ada transaksi ilegal.

3. Hapus Perangkat Asing dari WhatsApp

Peretas sering kali menggunakan link phising untuk menduplikasi akun WhatsApp Anda di perangkat mereka melalui fitur WhatsApp Web.

Anda bisa melakukan langkah-langkah ini untuk memastikannya:

  • Buka WhatsApp, klik ikon titik tiga di pojok kanan atas.
  • Pilih Perangkat Tertaut (Linked Devices).
  • Jika ada perangkat yang tidak dikenal, misalnya Chrome di Linux atau Windows yang bukan milik Anda), segera klik dan pilih Keluar

4. Ganti Kata Sandi dan Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Segera ubah kata sandi akun-akun krusial seperti Email, m-Banking, dan media sosial.
Gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol yang sulit ditebak.

Sangat penting untuk mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah di WhatsApp dan akun perbankan.

Fitur ini memberikan lapisan keamanan tambahan berupa PIN yang hanya diketahui oleh pemilik akun asli.

5. Pantau Akun Finansial dan Hubungi Call Center

Segera cek mutasi rekening di mobile banking atau saldo di e-wallet Anda.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Ibu-Ibu yang Lincah dan Gesit, Mulai Rp60 Jutaan

Jika menemukan transaksi yang tidak dikenal, segera hubungi call center resmi bank Anda untuk memblokir akun sementara.

6. Bersihkan Ponsel dengan Antivirus dan Hapus Cache

Gunakan aplikasi antivirus terpercaya seperti Avast, Kaspersky, atau McAfee untuk memindai seluruh sistem ponsel dari sisa-sisa malware.

Setelah itu, bersihkan cache dan data di browser Anda untuk memastikan tidak ada informasi login yang tertinggal di riwayat pencarian.

Load More