- Dokumen Epstein Files mengungkap Kiswah Kakbah dijadikan alas lantai oleh Jeffrey Epstein.
- Potongan kain suci tersebut dikirim oleh pengusaha Aziza Al-Ahmadi tahun 2017.
- Temuan ini memicu kecaman karena dianggap melecehkan simbol suci umat Muslim.
Suara.com - Epstein Files yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengungkap sejumlah fakta mengejutkan, terutama terkait Kiswah Kakbah. Kain penutup yang disucikan umat Muslim tersebut justru dijadikan alas lantai oleh tersangka kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Foto resmi mengenai Kiswah Kakbah pada kediaman Epstein menuai kecaman banyak pihak.
Tak hanya sebagai pelaku pedofilia dan tersangka perdagangan manusia, Epstein dinilai melecehkan umat Muslim. Kain bertuliskan kalimat zikir serta lafaz Allah justru dijadikan alas lantai oleh Jeffrey Epstein.
Kiswah Kakbah ternyata bisa sampai ke tangan Epstein dari seorang pengusaha Arab. Foto Kiswah Kakbah menjadi alas lantai terekam melalui Esptein Files, tepatnya pada dokumen EFTA01201030.
"Hati-hati dengan apa yang Anda kira sebagai dompet besar di dalam celana seseorang," bunyi pesan dari orang misterius pada dokumen.
Lembar kedua lantas menampilkan Kiswah Kakbah. Dokumen memuat rekaman email yang ditujukan pada Epstein tanggal 8 Mei 2014.
Kiswah Kakbah ternyata dikirim dalam beberapa potongan. Salah satu pengirim email, Aziza Alahmadi, terekam menghubungi Epstein lagi 22 Maret 2017.
"Ngomong-ngomong, potongan hitam itu telah disentuh oleh setidaknya 10 juta umat Muslim dari berbagai denominasi, Sunni, Syiah dan lainnya. Mereka berjalan mengelilingi Ka'bah tujuh putaran, kemudian setiap orang berusaha semaksimal mungkin untuk menyentuhnya dan mereka meletakkan doa, harapan, air mata, dan keinginan mereka di potongan itu. Dengan harapan setelah itu semua doa mereka akan dikabulkan," bunyi keterangan pada email.
Kronologi Kiswah Kakbah Sampai ke Epstein
Baca Juga: Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
Berkas terbaru Epstein mengungkapkan pengiriman tiga potong kain Kiswah (penutup Kakbah) ke kediamannya di Kepulauan Virgin AS pada Maret 2017.
Koleksi tersebut terdiri dari potongan kain bagian dalam, kain luar bersulam emas, dan fragmen cadangan yang diklasifikasikan sebagai "karya seni" untuk mempermudah proses bea cukai.
Logistik pengiriman udara dari Arab Saudi melalui Florida dikoordinasikan oleh pengusaha wanita asal UEA, Aziza Al-Ahmadi, dan seorang pria Saudi bernama Abdullah Al-Maari.
Mengutip MiddleEastEye, Epstein Files menunjukkan hubungan personal yang cukup dekat antara Al-Ahmadi dan Epstein, meskipun asisten Epstein sering menjadi perantara.
Al-Ahmadi menekankan nilai spiritual kain tersebut yang telah disentuh jutaan umat Muslim, dan ia terus menjalin komunikasi pasca-Badai Irma untuk memastikan kondisi Epstein.
Dalam interaksi lainnya, asisten Epstein mengirimkan alat uji DNA kepada Al-Ahmadi, dan pengusaha tersebut sempat meminta waktu singkat untuk mengunjungi rumah Epstein di New York guna mengucapkan selamat ulang tahun.
Berita Terkait
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai
-
Donald Trump Bisa 'Dimakzulkan' Gegara Jeffrey Epstein?
-
Dalai Lama Buka Suara soal Namanya Disebut Ratusan Kali dalam Dokumen Rahasia Epstein
-
Mantan Istri Bill Gates Tanggapi Epstein Files, Singgung 'Masa Menyakitkan Pernikahan'
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air