- Jhonny Thio Doran, CEO JETE dan pendiri Doran Group, memulai bisnis pada 2008 dengan penjualan daring sebagai titik balik penting.
- Pada 2014, Jhonny mentransformasi bisnis dengan membangun merek teknologi JETE yang fokus pada aksesori gadget terjangkau.
- Kini JETE memperkuat ritel domestik melalui Doran Gadget serta bersiap ekspansi internasional dengan mendirikan entitas di Shenzhen, China.
Suara.com - Brand teknologi lokal bersiap menapaki panggung global. Di balik ekspansi agresif, berdiri sosok Jhonny Thio Doran, CEO JETE sekaligus pendiri Doran Group.
Perjalanan bisnisnya dimulai pada 2008, saat ia menjajakan jam tangan dan casing ponsel dari toko ke toko. Sebuah kamar kos kecil menjadi gudang sekaligus kantor pertamanya.
Namun Jhonny cepat menyadari, model offline semata tak cukup untuk bertahan. Ia mulai merambah penjualan daring melalui Kaskus, langkah yang menjadi titik balik.
Modal terus diputar, jaringan diperluas, dan pemahaman terhadap perilaku konsumen semakin tajam.
Dari Pedagang ke Pemilik Merek Teknologi
Perubahan besar terjadi pada 2014. Jhonny tak lagi puas menjadi distributor produk orang lain. Ia memutuskan membangun brand sendiri, JETE.
Fokusnya jelas yakni menghadirkan powerbank, perangkat audio, dan aksesori gadget dengan kualitas kompetitif namun tetap terjangkau bagi pasar Indonesia.
Strategi ini menandai transformasi dari sekadar aktivitas perdagangan menjadi pengembangan merek teknologi berbasis kebutuhan konsumen.
“Saya berpandangan membangun brand teknologi bukan hanya soal produk saja. Lebih dari itu, juga tentang membangun sebuah ekosistem bisnis yang berkelanjutan, terukur, dan memberikan dampak nyata terhadap masyarakat dan ekonomi lokal,” ujar Jhonny dalama keterangan resminya, Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga: Platform Digital Bikin Kerja Lebih Cerdas dan Produktif
Ia melihat bahwa brand tak bisa berdiri sendiri tanpa ekosistem. Pada 2019, JETE membuka official store pertamanya di WTC Surabaya, memperkuat lini ritel melalui Doran Gadget sebagai unit distribusi dan penjualan langsung.
Model bisnisnya memadukan kanal online, distribusi nasional, dan toko fisik sebagai pusat pengalaman pelanggan. Gerai bukan sekadar tempat transaksi, melainkan ruang konsultasi, uji coba produk, hingga layanan purna jual.
Kini jaringan ritel JETE telah menjangkau berbagai kota besar dan mulai membidik kota tier dua serta lokasi strategis seperti bandara dan stasiun.
Di saat yang sama, ekspansi internasional mulai disiapkan lewat entitas bisnis di Shenzhen, China, pusat rantai pasok teknologi global.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa brand lokal tak lagi puas bermain di pasar domestik.
Teknologi, Gaya Hidup, dan Komunitas
Berita Terkait
-
Bocoran Kalender Rilis Gadget 2026: Dari iPhone Lipat hingga HP Baterai Monster 7.000 mAh
-
Casio Luncurkan DWN-5600, G-SHOCK Berwujud Cincin dengan Ketangguhan Ekstrem
-
Xiaomi Pastikan REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Hadir di Indonesia
-
Terpopuler: Vivo Kenalkan V70 Series, Rekomendasi HP Tahan Banting untuk Ojol
-
Inovasi Aplikasi Lokal Bantu Pelaku Tekstil Bergerak Lebih Cepat
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara