- Game EA Sports FC gunakan teknologi AI untuk bantu proses pengisian suara.
- Komentator Guy Mowbray izinkan simulasi AI merekam ribuan nama pemain bola.
- EA tegaskan AI hanyalah alat bantu kolaborasi, bukan pengganti talenta manusia.
Suara.com - EA Sports FC merupakan salah satu judul populer di mana game PC serta FC Mobile-nya telah diunduh lebih dari 500 juta kali.
Meski terdapat kontroversi, EA Sports FC ternyata menggunakan 'bantuan AI' dalam memberikan fitur komentator.
Intonasi berbeda, pengulangan suara, hingga dialog tertentu diolah memakai Artificial Intelligence (kecerdasan buatan).
Kabar tersebut datang dari pandit sepak bola sekaligus salah satu komentator EA Sports FC, Guy Mowbray.
EA Sports ternyata mendapatkan izin penuh dari Guy Mowbray untuk mereplikasi suaranya memakai AI. Ini adalah langkah besar dalam pemanfaatan AI di industri game.
Mowbray menjelaskan bahwa menjadi komentator untuk game sepak bola raksasa seperti EA Sports FC adalah pekerjaan maraton.
Ia harus merekam nama lebih dari 20.000 pemain dengan berbagai intonasi yang berbeda—saat menerima umpan, menendang, hingga mencetak gol.
Proses ini menjadi "bagian dari rutinitas mingguan saya, hampir setiap minggu dari bulan November hingga awal Juli".
Untuk meringankan beban tugas yang sangat repetitif, Mowbray mengizinkan EA menggunakan simulasi AI dari suaranya untuk merekam sebagian nama pemain.
Baca Juga: 4 Game Baru Sega Siap Rilis hingga Maret 2027, Ini Bocorannya
Namun, EA menegaskan bahwa teknologi ini adalah alat bantu, bukan pengganti talenta manusia.
“AI telah lama menjadi bagian dari alur pengembangan kami (mulai dari animasi hingga sistem permainan) dan terus mendukung tim kami dalam menciptakan pengalaman sepak bola yang lebih baik dan responsif. Namun, jika menyangkut komentar dan konten, itu selalu merupakan kolaborasi dengan talenta kami, bukan penggantian," ungkap EA dikutip dari BBC dan GamingIndustry.biz.
Mowbray sendiri memperkuat hal ini, menyatakan bahwa dialog-dialog kreatif yang membutuhkan gaya dan improvisasi khasnya tetap harus ia rekam sendiri.
Dialog seperti “oh, serangan yang menjanjikan, apa yang bisa mereka lakukan dari sini” membutuhkan sentuhan manusiawi yang belum bisa ditiru oleh AI.
Meskipun begitu, penggunaan AI untuk suara di industri game tetap menjadi topik perdebatan.
Sementara Mowbray berkolaborasi dengan EA, pengisi suara lain seperti Françoise Cadol (Lara Croft versi Prancis) dan tim pengisi suara Apex Legends di Prancis secara tegas menolak penggunaan suara mereka untuk melatih AI.
Ini menunjukkan adanya dua sisi pandangan terhadap inovasi yang berpotensi mengubah cara konten game diproduksi.
Berita Terkait
-
33 Kode Redeem FC Mobile 19 Februari 2026: Klaim Pack Spesial Imlek hingga Edisi Ramadan
-
Spoiler Resident Evil Requiem Beredar, Ukuran Instalasi Cukup Besar
-
Tak Penuhi Harapan, Server Call of Duty: Warzone Mobile Bakal Ditutup
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
HP OPPO Termurah Tipe Apa? Ini 3 Rekomendasi Terbaik sesuai Review Pengguna
-
Bukan Paket Data Biasa, Telkomsel Rancang Internet Khusus untuk Kurir SiCepat
-
Bukan Paket Data Biasa, Telkomsel Rancang Internet Khusus untuk Kurir SiCepat
-
Cara Edit Foto ala Cover Album 'Teh Hijau' Tulus di Canva, Bikin Konten Viral yang Estetik
-
Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya
-
Daftar Harga MacBook Juli 2026 Meroket Akibat Krisis RAM Global, Tak Ada Lagi yang Rp 10 Jutaan
-
4 Rekomendasi Walkie Talkie Jarak Jauh Murah Berdasarkan Review Pembeli
-
Bedah Spesifikasi Vivo T5, HP Rp 3 Jutaan dengan Baterai Raksasa 7.200 mAh
-
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak
-
4 HP Murah Terbaru Spek Oke Mulai Rp1 Jutaan, Ada yang Mirip iPhone 17 Pro