- Clayton Dietz didakwa menembak ayah tirinya di Pennsylvania, Amerika Serikat.
- Insiden dipicu kemarahan karena konsol Nintendo Switch miliknya disita orangtua.
- Bocah 11 tahun tersebut terancam menjalani proses persidangan sebagai orang dewasa.
Suara.com - Kasus menggemparkan berawal dari Nintendo Switch yang disita viral di media sosial. Bocah 11 tahun bernama Clayton Deitz diduga menembak serta membunuh ayah tiri setelah Nintendo Switch miliknya disita.
Clayton Dietz hadir pertama kali di hadapan hakim pada Kamis, 19 Februari 2026, saat ia melepaskan haknya untuk sidang pendahuluan.
Kepolisian serta pengadilan di Perry County, Pennsylvania, Amerika Serikat mengawal kasus dugaan pembunuhan spontan tersebut.
Setelah pihak pembela meminta 'pengadilan anak', otoritas hukum Perry County akhirnya memilih untuk melakukan persidangan orang dewasa.
"Dia masih sangat muda, tetapi peraturan di Pennsylvania sangat jelas. Jika Anda berusia di atas 10 tahun dan dituduh membunuh seseorang, Anda didakwa sebagai orang dewasa," bunyi keterangan pada persidangan.
Berdasarkan laporan kepolisian setempat, petugas menemukan Douglas Dietz (42) dalam keadaan tewas tertembak saat menuju TKP di Duncannon, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada 13 Januari 2026.
"Dia memberi tahu polisi di ruang wawancara bahwa dia kesal karena video gamenya diambil darinya pada hari ulang tahun. Jadi malam itu dia bangun dan mencari Nintendo Switch itu, namun malah menemukan pistol dan menurut polisi, saat itulah dia menembak ayahnya saat sedang tidur. Menurut polisi di ruang wawancara itu, mereka bertanya kepadanya apa yang dia pikirkan akan terjadi saat dia menembak ayahnya dan dia mengatakan bahwa dia belum berpikir sejauh itu. Jadi menurut saya penembakan ini, berdasarkan pernyataan tertulis ini, bukanlah rencana yang matang, melainkan sesuatu yang terjadi secara spontan," ungkap laporan dari persidangan dikutip dari People dan YouTube CBS 21 News.
Kronologi Kejadian
Menurut dokumen pengadilan, malam itu seharusnya menjadi momen perayaan. Ibu Clayton, Jillian Dietz, mengatakan kepada penyelidik bahwa mereka baru saja menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" untuk putranya sebelum tidur.
Baca Juga: Penjualan Konsol Menurun di Awal 2026: PS5 Mampu Ungguli Nintendo Switch 2
Namun, ia terbangun oleh suara keras dan mendapati suaminya tidak bernyawa dengan luka tembak di kepala.
Di tengah kepanikan, seorang polisi negara bagian yang tiba di lokasi melaporkan mendengar Clayton berkata, "Aku membunuh Ayah."
Pengakuan ini menjadi titik awal terungkapnya kronologi yang mengerikan di balik kasus penembakan ini.
Para penyelidik menduga kemarahan Clayton memuncak setelah Nintendo Switch miliknya disita dan ia disuruh tidur.
Dalam usahanya mencari konsol game kesayangan, ia justru menemukan kunci brankas senjata.
Dengan keyakinan konsol ada di dalam, ia membuka brankas tersebut dan mengambil sebuah revolver.
Berita Terkait
-
Cari Keadilan buat Anak, Ibu Kandung Laporkan Kasus Nizam yang Dianiaya Ibu Tiri ke KPAI
-
Viral Tempat Usahanya Sepi Pengunjung, Ivan Gunawan: Harusnya Didoain, Bukan Dikontenin
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
Viral, Bule Ngamuk Bawa Parang karena Terganggu Suara Tadarus Musala
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja