- WNA Selandia Baru, Miranda Lee, mengamuk di Gili Trawangan Lombok Utara karena terganggu suara tadarus Ramadan.
- Pelaku mencabut paksa mikrofon, merusak fasilitas musala, dan mengancam warga menggunakan dua bilah parang.
- Miranda Lee juga terbukti melanggar izin tinggal (overstay) dan akan dideportasi setelah diamankan polisi.
Suara.com - Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan aksi anarkis seorang WNA perempuan asal Selandia Baru, Miranda Lee yang mengamuk di Gili Trawangan, Lombok Utara.
Bule 52 tahun tersebut nekat melabrak jemaah tadarus di Mushola Al-Ikhlas hingga mengancam warga menggunakan dua bilah parang hanya karena merasa terganggu dengan suara pengeras suara atau toa pada malam pertama Ramadan.
Peristiwa ini bermula pada Rabu, 18 Februari 2026 malam, saat warga setempat sedang melaksanakan tadarus Al-Qur'an setelah salat Tarawih.
Secara tiba-tiba, perempuan paruh baya tersebut mendatangi musala dan langsung mencabut paksa kabel mikrofon hingga merusak perangkat suara.
Aksi spontan tersebut memicu keributan. Tidak hanya merusak fasilitas, Miranda terlibat kontak fisik yang menyebabkan seorang warga terluka karena dicakar dan salah satu tokoh agama terjatuh.
Ketegangan berlanjut hingga Kamis, 19 Februari 2026 dini hari, saat warga mendatangi villa tempatnya menginap untuk mengambil ponsel milik warga yang sebelumnya dirampas pelaku.
Bukannya mereda, WNA tersebut justru keluar dari villanya sambil mengacungkan dua bilah parang. Dia bahkan sempat mengejar warga yang berada di lokasi, sehingga suasana di kawasan wisata internasional tersebut sempat mencekam.
"Dia keluar dari villanya sambil membawa dua sajam jenis parang dan sempat mengejar warga yang datang," tegas Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro, saat dikonfirmasi terkait laporan warga.
Status Izin Tinggal dan Tindakan Aparat
Baca Juga: Anak Santri 12 Tahun Tewas Tragis, Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Dipaksa Minum Air Mendidih
Setelah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menghindari amuk massa, terungkap fakta baru mengenai status keberadaan pelaku di Indonesia.
Selain melakukan tindakan kriminal dan gangguan ketertiban, Miranda Lee ternyata telah melanggar aturan keimigrasian.
"Hasil koordinasi dengan pihak Imigrasi menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah overstay atau melebihi izin tinggal sejak 30 Januari 2026," tambah AKBP Didik.
Saat ini, Miranda Lee telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
Pihak berwenang memastikan akan mengambil tindakan tegas berupa deportasi karena tindakan pelaku yang tidak menghormati tradisi lokal serta membahayakan keselamatan orang lain.
Masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.
Hingga saat ini, situasi di Gili Trawangan dilaporkan sudah kembali kondusif dan aktivitas ibadah Ramadan berjalan normal dengan pengawasan dari petugas keamanan setempat.
Berita Terkait
-
Profil Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran 'Rezim Bodoh'
-
Viral Lagi Tulisan Dwi Sasetyaningtyas Soal Ayah Kandung dan Mertua, Dendam Sushi Saat Hamil Memanas
-
Kupas Tuntas Status LPDP Dwi Sasetyaningtyas: Benarkah Negara Membiayai Studinya Hingga ke Oxford?
-
Bangga Anak Jadi WNA, Dwi Sasetyaningtyas Sempat Ngeluh Susahnya Tinggal di Luar Negeri
-
Viral Warga Datang Tarawih Lebih Awal Sejak Pukul 3 Sore, Ada Amplop Berisi Uang yang Jadi Rebutan
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12