News / Nasional
Selasa, 24 Februari 2026 | 12:24 WIB
Ilustrasi - Seorang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) diamankan oleh petugas Dinas Sosial di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Kamis (21/8/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar
Baca 10 detik
  • Sudinsos Jakarta Barat intensif memburu wanita viral yang sering menelantarkan pembayaran jasa ojol dan warung.
  • Pencarian difokuskan di titik rawan seperti Cengkareng dan Kalideres, namun pelaku sulit ditangkap karena berpindah lokasi.
  • Sudinsos berkoordinasi dengan komunitas ojol, meminta melaporkan pelaku ke posko Dinas Sosial terdekat untuk asesmen.

Suara.com - Aksi seorang wanita yang berulang kali dilaporkan tidak membayar setelah menggunakan jasa ojek online (ojol), angkutan kota (angkot), hingga makan di warung, kini menjadi atensi serius pihak berwenang.

Fenomena ini mendadak viral di berbagai platform media sosial setelah banyak korban, terutama pengemudi ojol dan pedagang kecil, membagikan pengalaman pahit mereka.

Menanggapi keresahan publik yang semakin meluas, Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat kini tengah melakukan perburuan intensif untuk mengamankan wanita tersebut.

Banyak yang merasa tindakan wanita tersebut sangat merugikan pekerja sektor informal yang sedang berjuang mencari nafkah di tengah situasi ekonomi yang menantang.

Pihak Sudinsos Jakarta Barat pun mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima banyak aduan terkait perilaku wanita yang diduga sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ini.

Penyisiran Intensif di Titik-Titik Rawan

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Fajar Laksono, menyatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam melihat keresahan warga.

Satuan Tugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) telah diterjunkan ke sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat wanita tersebut beraksi.

Fokus pencarian saat ini berada di wilayah Jakarta Barat, mencakup beberapa kecamatan yang memiliki mobilitas tinggi.

Baca Juga: 6 Fakta Dugaan Bank Jambi Dibobol Hacker, Uang Nasabah Dijamin Diganti

Petugas di lapangan telah bergerak secara taktis untuk melacak keberadaan target. Fajar menjelaskan bahwa langkah awal telah diambil sejak laporan tersebut mulai memuncak.

"Untuk laporan terhadap warga tersebut, sudah kami lakukan tindak lanjut pada Rabu 21 Januari 2026, kami lakukan penyisiran berkala," kata Fajar, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (24/2/2026).

Penyisiran berkala ini melibatkan personel Satgas P3S yang ditempatkan di titik jaga strategis, seperti kawasan Cengkareng dan Kalideres.

Kedua wilayah ini dikenal sebagai pusat transportasi dan pemukiman padat, di mana banyak terdapat pangkalan ojek dan warung makan yang menjadi sasaran empuk aksi tidak bertanggung jawab tersebut.

Pelaku Kerap Berpindah Lokasi

Meskipun tim gabungan telah dikerahkan, proses pengamanan wanita ini menghadapi kendala teknis. Berdasarkan informasi dari warga dan pedagang di lapangan, wanita tersebut memiliki pola pergerakan yang dinamis dan tidak menetap di satu tempat dalam waktu lama.

Load More