Tekno / Game
Rabu, 11 Maret 2026 | 19:50 WIB
Trailer Resident Evil Requiem. (YouTube/ NVIDIA)
Baca 10 detik
  • Hideki Kamiya mengaku Resident Evil Requiem terlalu menakutkan untuk ia mainkan.
  • Sutradara Resident Evil 2 ini menyarankan adanya mode permainan tanpa horor.
  • Resident Evil Requiem sukses besar dengan penjualan mencapai 5 juta kopi.

Suara.com - Ada ironi yang menarik saat salah satu maestro di balik game horor legendaris justru 'ketakutan' dengan generasi penerus.

Hideki Kamiya, veteran Capcom yang menyutradarai Resident Evil 2 (RE2, 1998) dan melahirkan Devil May Cry, mengaku bahwa seri terbaru, Resident Evil Requiem, terlalu menyeramkan untuknya.

Pengakuan ini muncul saat ia bermain bersama tim dari studionya, Clovers Inc.

Dalam sebuah klip video, Kamiya blak-blakan menyuarakan opini tentang Requiem.

"Saya sudah lama mengatakan bahwa mereka seharusnya membuat mode 'tidak menakutkan'," ungkap Kamiya.

Saat rekannya menimpali bahwa itu akan merusak konsep game, Kamiya tetap teguh pada pendirian.

Resident Evil Requiem. (Capcom)

"Dengar, saya hanya ingin menikmati teka-teki... teka-teki dan pertarungannya. Saya tidak butuh hal-hal yang menakutkan," pungkas Kamiya.

Pernyataan ini sontak menjadi perbincangan hangat, mengingat rekam jejaknya di genre survival-horror.

Reaksi komunitas pun tak kalah lucu. Komentar seperti, "Ironis bahwa orang yang membuat RE2 tidak bisa menangani hal-hal yang menakutkan," membanjiri media sosial.

Baca Juga: Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi

Pengakuan tersebut seolah menunjukkan bahwa menciptakan pengalaman horor adalah satu hal, namun menjadi 'korban' dari pengalaman itu adalah cerita yang sama sekali berbeda.

Ulasan untuk Resident Evil Requiem sendiri menyebutnya sebagai "game paling menakutkan dalam seri Resident Evil", yang mungkin menjelaskan keresahan Kamiya.

Resident Evil Requiem. (Capcom, Steam)

Terlepas dari permintaan sang veteran, Capcom tampaknya tidak akan mengurangi level horor game ini dalam waktu dekat.

Resident Evil Requiem sukses besar dengan penjualan 5 juta kopi dan rekor 344.000 pemain bersamaan di Steam.

Selebriti gamer Ice-T bahkan mengaku stres dan bermimpi buruk setelah memainkannya.

Dengan konfirmasi adanya ekspansi cerita dan konten baru yang akan datang, para pemain tampak harus tetap menyalakan lampu saat bermain.

Load More