- Hideki Kamiya mengaku Resident Evil Requiem terlalu menakutkan untuk ia mainkan.
- Sutradara Resident Evil 2 ini menyarankan adanya mode permainan tanpa horor.
- Resident Evil Requiem sukses besar dengan penjualan mencapai 5 juta kopi.
Suara.com - Ada ironi yang menarik saat salah satu maestro di balik game horor legendaris justru 'ketakutan' dengan generasi penerus.
Hideki Kamiya, veteran Capcom yang menyutradarai Resident Evil 2 (RE2, 1998) dan melahirkan Devil May Cry, mengaku bahwa seri terbaru, Resident Evil Requiem, terlalu menyeramkan untuknya.
Pengakuan ini muncul saat ia bermain bersama tim dari studionya, Clovers Inc.
Dalam sebuah klip video, Kamiya blak-blakan menyuarakan opini tentang Requiem.
"Saya sudah lama mengatakan bahwa mereka seharusnya membuat mode 'tidak menakutkan'," ungkap Kamiya.
Saat rekannya menimpali bahwa itu akan merusak konsep game, Kamiya tetap teguh pada pendirian.
"Dengar, saya hanya ingin menikmati teka-teki... teka-teki dan pertarungannya. Saya tidak butuh hal-hal yang menakutkan," pungkas Kamiya.
Pernyataan ini sontak menjadi perbincangan hangat, mengingat rekam jejaknya di genre survival-horror.
Reaksi komunitas pun tak kalah lucu. Komentar seperti, "Ironis bahwa orang yang membuat RE2 tidak bisa menangani hal-hal yang menakutkan," membanjiri media sosial.
Baca Juga: Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi
Pengakuan tersebut seolah menunjukkan bahwa menciptakan pengalaman horor adalah satu hal, namun menjadi 'korban' dari pengalaman itu adalah cerita yang sama sekali berbeda.
Ulasan untuk Resident Evil Requiem sendiri menyebutnya sebagai "game paling menakutkan dalam seri Resident Evil", yang mungkin menjelaskan keresahan Kamiya.
Terlepas dari permintaan sang veteran, Capcom tampaknya tidak akan mengurangi level horor game ini dalam waktu dekat.
Resident Evil Requiem sukses besar dengan penjualan 5 juta kopi dan rekor 344.000 pemain bersamaan di Steam.
Selebriti gamer Ice-T bahkan mengaku stres dan bermimpi buruk setelah memainkannya.
Dengan konfirmasi adanya ekspansi cerita dan konten baru yang akan datang, para pemain tampak harus tetap menyalakan lampu saat bermain.
Berita Terkait
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
-
Akun Gedung Putih Pakai Game Buat Propaganda Perang, Aktor Master Chief Tak Terima
-
Tanggal Rilis Terungkap, Monster Hunter Stories 3 Segera Hadir ke PC dan Konsol
-
Grand Heist City Segera Hadir ke Fortnite, Gameplay Mirip GTA
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Bocoran Harga Xiaomi 17T Beredar, Bersiap Hadir ke India dan Indonesia
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Maret 2026, Klaim 100 Ribu Koin dan Pemain 117
-
Daftar Harga HP OPPO Terbaru Maret 2026: Lengkap Seri A, Reno, dan Find X
-
Xiaomi Rilis Mesin Cuci Pintar 2026 dengan HyperOS, Harga Cuma Rp2 Jutaan
-
Daftar Harga HP vivo dan iQOO Terbaru Maret 2026, Lengkap dari Seri Terjangkau hingga Flagship
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
-
6 Rekomendasi HP Snapdragon Paling Murah Maret 2026: Performa Stabil, Baterai Jumbo!
-
Hisense U7SF dan U7SG Resmi Debut dengan Layar MiniLED hingga 116 Inci, Harga Kompetitif
-
Ada PP Tunas, Mendagri Janjikan Insentif ke Pemda Jika Batasi Anak Main Medsos