- Arab Saudi berencana akuisisi Moonton senilai Rp102 triliun melalui Savvy Games Group.
- Investasi ini memperkuat posisi Arab Saudi setelah membeli saham Capcom dan EA.
- ByteDance melepas Moonton untuk fokus pada pengembangan teknologi AI yang kompetitif.
Suara.com - Arab Saudi melalui Dana Investasi Publik (PIF) semakin agresif di industri game. Usai membeli saham Capcom, Arab Saudi bakal mencaplok developer sekaligus publisher game populer Mobile Legends, Moonton.
Sebagai pengingat, Electronic Gaming Development Company (EGDC) yang dimiliki oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman, baru saja mengakuisisi 5,03 persen saham di perusahaan pengembang Resident Evil dan Street Fighter tersebut.
Akuisisi ini menambah kepemilikan sebelumnya, menjadikan total saham Capcom yang dikuasai oleh entitas Arab Saudi kini menembus angka 10 persen.
Usai menjadi salah satu pemilik Capcom lewat EGDC, Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi berniat mencaplok seluruh aset Moonton, termasuk game populer Mobile Legends Bang Bang dan Magic Chess Go Go.
Laporan anyar mengungkap bahwa Savvy Games Group bersiap mengakuisisi Moonton dari ByteDance senilai 6 miliar dolar AS atau Rp102 triliun (kurs Rp17.000).
Kesepakatan ini menandai langkah strategis besar bagi Savvy Games, yang merupakan anak perusahaan dari Dana Investasi Publik (PIF) milik negara Arab Saudi, untuk memperkuat posisinya di puncak industri game global.
ByteDance, perusahaan induk TikTok yang sebelumnya membeli Moonton pada tahun 2021 seharga 4 miliar (Rp68 triliun), sekarang melepas salah satu aset game terbesarnya.
Sebelum kesepakatan dengan Capcom dan Moonton, PIF dengan dana selangit juga membeli Electronic Arts (EA) senilai 55 miliar dolar AS (Rp929 triliun).
Arab Saudi diketahui mendirikan Esports World Cup Foundation pada Oktober 2023.
Baca Juga: Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal
Esports World Cup Foundation lantas menyelenggarakan Esports World Cup (EWC) secara konsisten pada 2024, 2025, dan 2026.
Tak tanggung-tanggung, hadiah Esports World Cup bahkan mencapai 62,5 juta dolar AS atau Rp1,06 trliun saat debut pertama kali.
Mengutip Engadget, langkah akuisisi Moonton menunjukkan perbedaan arah yang signifikan antara kedua raksasa teknologi.
ByteDance secara bertahap mengurangi fokusnya di sektor game, seperti yang terlihat dari penutupan divisi Nuverse, untuk beralih ke pengembangan AI yang lebih kompetitif.
Sebaliknya, Arab Saudi melalui PIF terus menggelontorkan investasi masif ke dalam industri game.
Sebelum rencana akuisisi Moonton, mereka telah menanamkan modal di perusahaan besar seperti EA, Nintendo, Capcom, hingga Niantic, pengembang Pokémon Go.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan