- Siklon Tropis Narelle menguat ke kategori 4 di Samudra Hindia.
- Enam wilayah di Pulau Jawa berpotensi mengalami hujan intensitas lebat.
- BMKG menetapkan status siaga untuk mayoritas wilayah Jabodetabek.
Suara.com - Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi adanya bibit siklon di sebelah selatan Indonesia sejak 25 Maret 2026. BMKG sekarang memberikan peringatan dini mengenai adanya dampak tak langsung Siklon Tropis Narelle terhadap 6 wilayah Indonesia pada 26-27 Maret 2026.
Pada Kamis (27/03/2026) pagi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa Siklon Tropis Narelle mengalami penguatan.
Siklon tersebut berkembang dari Bibit Siklon Tropis menjadi intensitas siklon tropis yang berpotensi menghasilkan hujan sedang-lebat serta gelombang tinggi.
"TCWC Jakarta melaporkan bahwa Siklon Tropis Narelle dalam 24 jam kedepan diprakirakan meningkat menjadi kategori 4 (empat) dan bergerak ke arah barat daya. Keberadaan sistem tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi hujan dan perairan Indonesia, terutama berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang, dan potensi peningkatan tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan," bunyi pernyataan resmi dari BMKG.
Peringatan berlaku pada 26 Maret 2026 pagi hingga 27 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Siklon Tropis Narelle berkembang dari Bibit Siklon Tropis 96P yang mencapai intensitas siklon tropis pada 17 Maret 2026 pukul 13.00 WIB.
Kemudian, sistem ini mulai memasuki wilayah monitoring TCWC Jakarta pada 21 Maret 2026 pukul 01.00 WIB.
Saat ini (26 Maret 2026), Siklon Tropis Narelle terpantau berada di Samudra Hindia barat Australia, selatan Nusa Tenggara Barat.
Kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Narelle dalam 24 jam ke depan diprakirakan meningkat menjadi kategori 4 (empat) dan bergerak ke arah barat daya.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Pemudik: Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
Berikut 6 wilayah yang terkena dampak tak langsung Siklon Tropis Narelle pada 26-27 Maret 2026 (hujan intensitas sedang-lebat):
- Banten
- Daerah Khusus Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Timur
Gelombang Laut Tinggi 1.25 - 2.5 m (Moderate Sea):
- Perairan selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia selatan Bali
- Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat
- Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur
- Laut Sawu
- Laut Arafuru bagian barat
BMKG turut memberikan peringatan dini terkait potensi hujan untuk wilayah Jabodetabek 26-27 Maret 2026. Berikut detailnya:
Peringatan 26 Maret 2026
- WASPADA (Hujan Sedang - Lebat)
Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bogor - SIAGA (Hujan Lebat - Sangat Lebat)
Kab Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kep Seribu, Kab Bekasi, Kota Bekasi, Kab. Bogor, Kota Depok - Peringatan Dini Angin Kencang:
Kab Tangerang
Peringatan 27 Maret 2026
- WASPADA (Hujan Sedang - Lebat):
Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kab Tangerang, Jakarta Selatan, Kep Seribu, Kab Bekasi, Kota Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok - SIAGA (Hujan Lebat - Sangat Lebat):
Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur
Penjelasan Potensi Dampak
Potensi Dampak Level Waspada: - Potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa: genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Potensi Dampak Level Siaga: - Potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa: banjir, banjir bandang, dan longsor yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, layanan publik, dan infrastruktur.
Berita Terkait
-
Hujan Deras Picu Banjir Parah di Pasuruan
-
Link Live Melihat Hilal Sendiri Secara Online dari BMKG, Lengkap Titik Lokasi dan Penjelasannya
-
Suhu Jakarta Tembus 35,6 Derajat Celsius, Warga Diimbau Waspada Risiko Heat Stroke
-
BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik
-
Honor Siapkan HP Gahar dengan Baterai 14.000 mAh, Bye-bye Powerbank
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli