News / Metropolitan
Rabu, 18 Maret 2026 | 14:54 WIB
Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim. [Suara.com/Fakhri]
Baca 10 detik
  • Suhu udara Jakarta mencapai 35,6 derajat Celsius di Halim Perdana Kusuma pada 14 hingga 15 Maret 2026.
  • Pemerintah DKI mengimbau warga waspada gangguan kesehatan, fokus pada kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
  • Masyarakat disarankan menjaga hidrasi, membatasi aktivitas luar ruangan antara pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.

Suara.com - Suhu udara di wilayah Jakarta dilaporkan mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai angka 35,6 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), titik panas tertinggi tersebut terpantau di Stasiun Meteorologi Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim pun mengonfirmasi bahwa fenomena suhu maksimum harian sempat terjadi pada periode 14 hingga 15 Maret 2026.

Mewakili pemerintah daerah, Chico mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kesehatan yang mungkin timbul.

“Agar terhindar dari risiko kesehatan seperti dehidrasi, heat exhaustion, hingga heat stroke,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).

Chico menjelaskan bahwa Pemprov menaruh perhatian khusus pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, serta para pekerja luar ruangan.

Ia juga menyarankan agar masyarakat memenuhi asupan cairan dengan meminum air putih minimal delapan hingga sepuluh gelas setiap harinya.

“Lebih banyak lagi saat beraktivitas di luar atau merasa haus berlebih. Hindari minuman berkafein dan beralkohol yang dapat mempercepat dehidrasi,” lanjut Chico.

Selain itu, warga diminta untuk membatasi aktivitas di luar ruangan pada jam puncak panas, yakni antara pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Pemudik: Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi

“Jika harus beraktivitas, gunakan pelindung seperti topi, payung, pakaian berwarna terang dan longgar, kacamata hitam, serta tabir surya SPF minimal 30,” papar Chico.

Aparat kewilayahan mulai dari Wali Kota, Camat, hingga Lurah telah diinstruksikan untuk memasifkan sosialisasi mitigasi cuaca panas melalui pengurus RT dan RW.

Masyarakat juga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 atau mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala mual, pusing berat, maupun lemas ekstrem.

Sinergi antara Pemprov DKI dan BMKG akan terus dilakukan untuk memantau perkembangan cuaca harian guna menentukan langkah antisipasi selanjutnya secara presisi.

“Kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk saling mengingatkan dan menjaga kesehatan bersama,” pungkas Chico.

Load More