-
Crimson Desert terjual 2 juta kopi hanya sehari setelah resmi diluncurkan.
-
CEO Pearl Abyss pertimbangkan bawa Crimson Desert ke konsol Nintendo Switch 2.
-
Pengembang fokus perkuat konten game dasar dibandingkan merilis DLC berbayar.
Suara.com - Crimson Desert merupakan game Action RPG anyar yang baru meluncur pada 19 Maret 2026. Belum berumur satu bulan, penerbit Pearl Abyss mengumumkan bahwa Crimson Desert telah terjual jutaan kopi.
Crimson Desert bahkan laku 2 juta kopi hanya sehari setelah acara peluncuran.
Sebagai informasi, Crimson Desert tersedia untuk platform PC, PS5, dan Xbox Series X/S.
Di tengah euforia pencapaian yang mendekati 5 juta unit, sebuah kabar gembira datang bagi para penggemar Nintendo.
CEO Pearl Abyss, Heo Jin-young, secara terbuka menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk membawa petualangan epik ini ke konsol generasi berikutnya, Switch 2.
Dalam rapat pemegang saham, Heo Jin-young menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan porting game tersebut.
“Meskipun ada beberapa aspek yang harus kami kompromikan karena Switch saat ini memiliki spesifikasi yang lebih rendah dibandingkan konsol lain, kami telah memulai penelitian dan pengembangan internal dengan minat yang besar,” ujar Heo Jin-young dikutip dari GamingIndustry.biz.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pearl Abyss melihat potensi besar pada konsol baru Nintendo.
Kesuksesan penjualan game sendiri menjadi bukti bahwa komunitas gamer siap menyambut IP baru yang berkualitas.
Baca Juga: 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Itu terlepas dari drama penurunan harga saham perusahaan yang sempat terjadi pasca ulasan awal rilis.
Saham Pearl Abyss kini telah pulih, didorong oleh angka penjualan yang fantastis.
Pihak pengembang juga menegaskan komitmen mereka kepada para pemain.
Melalui akun X resmi, Pearl Abyss berterima kasih kepada para fans yang telah bergabung di dunia Pywel.
"Kami akan mendengarkan dengan saksama berbagai masukan yang diberikan oleh komunitas dan berupaya melakukan perbaikan dengan cepat," tulis Pearl Abyss.
Mereka turut menjanjikan dukungan jangka panjang melalui pembaruan gratis.
Heo menambahkan, fokus utama sekarang adalah memperkaya game dasar ketimbang merilis DLC berbayar.
Keputusan ini diambil secara strategis untuk memastikan Crimson Desert terus diminati dan terjual dengan baik.
Sementara itu, mode multiplayer yang sempat diuji coba internal dipastikan tidak akan hadir dalam waktu dekat karena keterbatasan teknis.
Berita Terkait
-
Produksi Serial Tomb Raider Dihentikan Sementara, Sophie Turner Cedera Saat Syuting
-
Harga PS5 Naik Mulai April 2026 Akibat Krisis Chip dan Perang, Tambah Mahal Rp1,7 Juta
-
10 Penerbit Game Terbaik Versi Metacritic: Square Enix Pemuncak, Capcom Nomor 3
-
Jujutsu Kaisen Season 4 Resmi Diproduksi, Arc Culling Game Lanjut Part 2
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan